У нас вы можете посмотреть бесплатно Filosofi Sepak Bola Timnas Indonesia Ala John Herdman или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Kedatangan John Herdman sebagai juru taktik Timnas Indonesia membawa angin segar sekaligus ekspektasi tinggi. Rekam jejak atau curriculum vitae (CV) pelatih asal Inggris ini memang tidak perlu diragukan lagi. Namun, sejarah sepak bola sering kali mencatat bahwa kesuksesan di satu tempat bukan jaminan keberhasilan instan di negara baru. Tantangan Adaptasi dan Kutukan Nama Besar Banyak kisah pelatih papan atas dunia yang akhirnya gagal total saat berpindah ke lingkungan sepak bola dengan budaya berbeda. Bagi Herdman, Indonesia bukan sekadar tantangan teknis, melainkan tantangan adaptasi budaya dan mentalitas. Untuk bisa sukses, Herdman harus mampu membangun pondasi yang kuat sejak awal. Tugasnya bukan hanya memenangkan pertandingan, tetapi juga piawai dalam melakukan assessment (penilaian) menyeluruh terhadap kualitas pemain serta membangun Filosofi Sepak Bola Indonesia. Belajar dari Raksasa Dunia Negara-negara kiblat sepak bola seperti Spanyol dengan Tiki-Taka-nya, Italia dengan pertahanan Catenaccio, atau Brasil dan Argentina yang kental dengan permainan individu teknis yang indah, telah memiliki identitas yang mengakar selama puluhan tahun. John Herdman pun memikul misi serupa: merumuskan identitas permainan yang sesuai dengan karakteristik pemain Indonesia. Ia diharapkan mampu mengadopsi struktur disiplin dari negara-negara papan atas tersebut, namun tetap menyesuaikannya dengan "DNA" lokal agar Timnas memiliki karakter yang disegani di Asia maupun dunia. Pentingnya Pembinaan dan Kompetisi Sehat Namun, kehebatan seorang pelatih tidak akan berarti tanpa dukungan sistem yang menopang. Hal ini ditegaskan oleh Pengamat Sepak Bola nasional, Akmal Marhali, dalam sebuah diskusi mendalam di kanal YouTube ITSME @indotravelsport. Menurut Akmal, tim nasional yang kuat hanyalah puncak dari sebuah gunung es. Di bawahnya, harus ada dua pilar utama yang kokoh: Pembinaan Usia Dini yang Berjenjang: Menciptakan aliran talenta yang tidak pernah putus. Kompetisi Domestik yang Sehat: Liga yang dikelola secara profesional, kompetitif, dan bersih dari praktik non-teknis. "Pelatih hebat seperti Herdman butuh material pemain yang dihasilkan dari kompetisi yang sehat. Tanpa itu, filosofi yang dibangun akan sulit diterapkan secara konsisten," ujar Akmal dalam podcast tersebut. Menuju Era Baru Kini, publik sepak bola tanah air menanti bagaimana tangan dingin John Herdman melakukan transformasi. Apakah ia mampu menyatukan visi teknisnya dengan perbaikan sistem yang ada? Satu yang pasti, perjalanan membangun filosofi ini adalah maraton, bukan sprint. Siapa John Herdman? Pencetak Sejarah: Ia adalah pelatih pertama dalam sejarah yang berhasil membawa tim nasional wanita (Kanada) dan tim nasional pria (Kanada) lolos ke Piala Dunia. Ahli Budaya Tim: Herdman dikenal bukan hanya karena strategi di lapangan, tetapi kemampuannya mengubah mentalitas pemain dari tim yang tidak diunggulkan menjadi tim dengan mental juara. Pendekatan Saintifik: Ia sangat mengandalkan data dan analisis performa untuk melakukan assessment pemain, hal yang sangat dibutuhkan oleh Timnas Indonesia saat ini. #sepakbolaindonesia #timnasindonesia #johnherdman #filosofisepakbola #garudamuda #analisissepakbola