У нас вы можете посмотреть бесплатно Cerita dan Tips agar puasa lebih ringan dan bermakna | Podcast Baja Ep. 15 - Lahmudin Hafiz или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Ramadhan selalu datang setiap tahun. Suasananya terasa akrab: adzan maghrib yang ditunggu, tarawih berjamaah, sahur yang penuh perjuangan, dan momen kebersamaan yang sulit tergantikan. Namun ada satu pertanyaan yang perlu kita ajukan dengan jujur kepada diri sendiri: apakah setiap Ramadhan membuat kualitas puasa kita meningkat, atau sekadar menjadi rutinitas yang berulang? Di episode Podcast Baja kali ini, Baihaki kembali hadir berbagi cerita yang sangat kontekstual dengan suasana bulan suci. Beliau menceritakan pengalamannya diundang menjadi imam di beberapa mesjid dan musholla selama Ramadhan. Tidak hanya itu, beliau juga dipercaya mengisi pengajian rutin mingguan sepanjang bulan puasa. Sebuah tanggung jawab yang secara spiritual mulia, tetapi secara fisik tentu menuntut kesiapan yang serius. Menjadi imam bukan sekadar berdiri di depan jamaah. Ia memikul amanah bacaan yang benar, kekhusyukan yang terjaga, serta konsistensi energi ketika tubuh sedang dalam kondisi lapar dan haus. Mengisi pengajian pun bukan hanya menyampaikan materi, tetapi juga menghadirkan ketenangan dan arah bagi jamaah yang mendengarkan. Di sinilah puasa diuji bukan hanya pada aspek menahan diri, tetapi pada aspek kualitas kehadiran dan kesadaran. Baihaki membagikan perspektif menarik: puasa terasa berat ketika kita hanya fokus pada rasa lapar. Tetapi puasa menjadi ringan ketika kita menggeser fokus pada tujuan. Saat niat diperkuat, ritme ibadah diatur, dan aktivitas disesuaikan dengan kapasitas, tubuh dan pikiran akan mengikuti. Ada manajemen energi, manajemen waktu, dan manajemen niat yang harus dikelola secara sadar. Dalam diskusi ini, kita tidak hanya berbicara tentang fiqh puasa atau tata cara ibadah. Kita membahas pola pikir. Kita membahas bagaimana menjadikan Ramadhan sebagai momentum perbaikan karakter. Pendekatannya bukan sekadar motivasional, tetapi reflektif dan rasional. Jika kita terbiasa menyimak gaya berpikir kritis seperti yang sering dibawakan oleh Rocky Gerung, maka Ramadhan juga layak untuk dipertanyakan secara jujur: apa esensi puasa bagi diri kita? Apakah kita sekadar menjalankan kewajiban, atau benar-benar memaknai prosesnya? Jika kita menikmati cara penyampaian argumentatif dan eksploratif ala Deddy Corbuzier dalam mengulik pengalaman narasumber, maka di episode ini kita juga mencoba menggali lebih dalam pengalaman Baihaki—bukan hanya apa yang dilakukan, tetapi bagaimana ia menjaga konsistensi dan mentalitas selama bulan suci. Dan jika kita menyukai pendekatan edukatif yang tetap ringan seperti yang sering dibawakan oleh Pandji Pragiwaksono, maka percakapan ini pun mengandung unsur itu: refleksi yang membumi, tidak menggurui, tetapi mengajak berpikir. Baihaki juga membagikan beberapa prinsip praktis agar puasa terasa lebih ringan dan bermakna: Meluruskan niat sejak sebelum Ramadhan dimulai. Mengatur pola tidur dan sahur agar energi stabil. Mengurangi aktivitas yang menguras emosi. Memperbanyak tilawah dan dzikir sebagai penenang mental. Menjadikan setiap amanah sebagai bagian dari ibadah, bukan beban. Intinya, puasa bukan hanya tentang menahan makan dan minum. Puasa adalah latihan pengendalian diri, manajemen emosi, dan penguatan karakter. Ketika puasa dijalani dengan kesadaran, ia tidak hanya meringankan hari, tetapi juga memperdalam makna hidup. Semoga episode ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar momentum tahunan, melainkan ruang latihan spiritual yang serius. Jangan sampai Ramadhan datang dan pergi tanpa perubahan signifikan pada diri kita. Tonton sampai selesai. Dengarkan dengan hati terbuka. Ambil pelajaran yang relevan. Dan semoga puasa kita tahun ini tidak hanya terasa lebih ringan, tetapi juga jauh lebih bermakna. Follow sosmed saya : 📩 Email: rahafiz0426@gmail.com 📷 Instagram: @lahmudin_hafiz 🐦 Twitter: @hafizlahmudin 📘 Facebook: Lahmudin Hafiz 🎵 TikTok: @lahmudin.hafiz Hastag: #Ramadhan #PuasaRamadhan #CeritaRamadhan #TipsPuasa #PuasaLebihRingan #PuasaBermakna #IbadahRamadhan #ImamTarawih #KajianRamadhan #PodcastBaja #PodcastBanjar #UrangBanjar #BahasaBanjar #DakwahRingan #NgajiRamadhan #KontenIslami #InspirasiRamadhan #MotivasiPuasa #RamadanVibes #FYP #FYPIndonesia #TikTokDakwah #KontenReligi #CeritaImam #ramadan2026