У нас вы можете посмотреть бесплатно Bisik Sunyi Sang Darwis - Cintheteun-Project (Official Lirik Video) или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
"Bisik Sunyi Sang Darwis" adalah sebuah karya musik spiritual yang mengangkat tema perjalanan jiwa, pencarian cahaya Ilahi, dan pelepasan ego duniawi. Dibalut dengan nuansa akustik yang melankolis dan sentuhan instrumen sufistik yang mendalam, lagu ini mengajak kita untuk merenung, menepi sejenak dari hiruk-pikuk dunia, dan berserah diri sepenuhnya ke dalam pelukan Sang Maha Pencipta. Dengarkan dengan hati, resapi setiap liriknya, dan biarkan jiwa Anda menemukan ketenangannya. 🎧 Credit Lagu: ▪️ Judul: Bisik Sunyi Sang Darwis ▪️ Pencipta: Cintheteun-Project ▪️ Aransemen: Cintheteun-Project ▪️ Produksi: Cintheteun-Project 📜 Lirik Lagu: [Intro] [Acoustic Guitar finger] [mood : sadness, melancholy] [Verse 1] Aku hanyalah debu, tertiup angin rahasia, Berjalan di gurun hati, mencari Cahaya-Nya. Jejak-jejak dunia, kutinggalkan satu per satu, Sebab yang ku rindu, bukan fatamorgana waktu. [Pre Chorus] Jiwa ini telah penat, memeluk bayang semu, Kini kuhening, menanti Isq dari Yang Satu. [Chorus] Ya Hayyu, Ya Qoyyum, getar namamu di nadi, Ku relakan diri, tenggelam dalam Samudra Abadi. Biarkan aku lebur dalam keagungan Mu, Hanya satu zikir, menggema di ruang kalbu. [Verse 2] Setiap helai nafas, adalah doa tanpa suara, Mencari makna sirr, di antara langit dan lumpur. Kumasuki Taman Rahasia, penuh wangi kebenaran, Memetik buah Haqq, dari pohon kesabaran. [Pre Chorus] Dunia adalah Penjara, kata Para Kekasih, Kunci kebebasan ada, pada suluk yang bersih. [Chorus] Ya Hayyu, Ya Qoyyum, getar namamu di nadi, Ku relakan diri, tenggelam dalam Samudra Abadi. Biarkan aku lebur dalam keagungan Mu, Hanya satu zikir, menggema di ruang kalbu. [Harmony] [solo melody guitar acoustic] [Music Break] [music turning on Sufistic Minimalist Instrument Coming In: Maqam, Oud, Hijaz, Darbuka] [Bridge] La Maujudun Illa Huwa, bisik sunyi sang Darwis. Membakar hijab ego, agar Mata ini Tangis. Tangis kebahagiaan, karena tirai telah tersingkap. Aku tiada, Dia nyata, di setiap jengkal sikap. [Music turning on to the melancholic ballad with cello, guitar and drums] [Harmony] [Chorus] Ya Hayyu, Ya Qoyyum, getar namamu di nadi, Ku relakan diri, tenggelam dalam Samudra Abadi. Biarkan aku lebur dalam keagungan Mu, Hanya satu zikir, menggema di ruang kalbu. [Harmony] [music turning on Sufistic Minimalist Instrument Coming In: Maqam, Oud, Hijaz, Darbuka] [Outro] Kembalikan raga ini, ke hariba-an Nûr. Engkau ada di sini, Nafas Sang Rindu. telah menemukan Tujuan. Hening, Tawajjuh, dalam Pelukan Tuhan. [fading out softly] 📌 Dukung Terus Karya Kami! Jika lagu ini menyentuh hati Anda, jangan lupa untuk menekan tombol LIKE, tinggalkan jejak di kolom COMMENT, SHARE ke teman-teman terdekat, dan pastikan Anda sudah SUBSCRIBE channel Cintheteun_Project agar tidak ketinggalan karya-karya kami selanjutnya. Terima kasih atas apresiasi dan dukungan Anda! ✨ #BisikSunyiSangDarwis #CintheteunProject #MusikSufi #LaguSpiritual #MelancholyAcoustic #MusikReligi #Sufism #IndieMusicIndonesia