У нас вы можете посмотреть бесплатно pengawasan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Karangasem oleh komisi IV DPRD Karangasem или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Komisi IV DPRD Kabupaten Karangasem yang dipimpin Wayan Sudira melakukan pengawasan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Karangasem,Senin (26/1/2026). Pengawasan tersebut di terima oleh Kepala Dinas Pendidikan Karangasem, I Gusti Bagus Budiadnyana bersama jajaran. Komisi IV menyoroti persoalan serius kekurangan guru PPPK di tingkat SD dan SMP, serta kekosongan kepala sekolah yang jumlahnya mencapai 42 orang di seluruh Karangasem. Wayan Sudira menegaskan, persoalan utama bukan hanya kekurangan guru, tetapi juga minimnya minat guru untuk menjadi kepala sekolah, khususnya di tingkat SD. Setiap tahun sekitar 100 guru di Karangasem memasuki masa pensiun, sementara kewenangan pengangkatan guru dan kepala sekolah bukan berada di pemerintah daerah, di satu sisi undang-undang jelas mewajibkan kita mencerdaskan anak bangsa. Ini kondisi yang sangat urgent Wayan Sudira menambahkan, pihaknya bersama Dinas Pendidikan akan menyampaikan persoalan ini langsung ke Kementerian PAN-RB dan Kementerian Dalam Negeri untuk mencari solusi konkret. Kepala Dinas Pendidikan Karangasem, I Gusti Bagus Budiadnyana, memaparkan total kekurangan guru di Karangasem mencapai 586 orang. Rinciannya, 373 guru SD, 20 guru TK, dan sisanya di tingkat SMP. Terkait kekosongan kepala sekolah disebutkan terdapat enam kepala SMP dan puluhan kepala SD yang belum terisi, sehingga total kekosongan mencapai 42 kepala sekolah. Meski demikian, Budiadnyana memastikan operasional sekolah tetap berjalan karena masih ditangani oleh pelaksana tugas (Plt), termasuk dalam pengelolaan Dana BOS.