У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴Risiko Konflik Membesar! AS Diperkirakan Serang Infrastruktur dan Lembaga Keamanan Iran или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Baca Selengkapnya di https://video.tribunnews.com/news/912... Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah mempersiapkan kemungkinan operasi militer yang bisa berlangsung berminggu-minggu terhadap Iran. Dalam operasi ini, AS diprediksi akan menyasar fasilitas negara dan keamanan Iran. Menurut sumber, serangan dapat dilakukan jika Presiden AS Donald Trump memberi perintah serangan. Serangan operasi ini dinilai berpotensi menjadi konflik yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Pada serangan sebelumnya, militer AS menyasar fasilitas nuklir Teheran. Namun jika perang saat ini pecah, risiko yang ditimbulkan jauh lebih besar dengan menyasar fasilitas negara dan keamanan Iran. Persiapan tersebut dilakukan di tengah upaya diplomasi yang masih berlangsung antara AS dan Iran. Pekan lalu, delegasi kedua negara menggelar pembicaraan di Oman untuk membahas program nuklir Teheran. Namun, situasinya tetap memanas lantaran kekuatan militer AS terus meningkat. Pentagon mengirim kelompok kapal induk tambahan, termasuk kapal induk USS Gerald R. Ford yang akan bergabung dengan USS Abraham Lincoln di kawasan Timur Tengah. Selain kapal induk, personel tambahan, jet tempur, kapal perusak dengan rudal berpemandu, dan pesawat pengintai juga telah dikerahkan. Pengerahan dilakukan dalam beberapa pekan terakhir sebagai bagian dari upaya memperkuat postur militer. (Tribun-Video.com/channelnewsasia.com) Program: Hot Topic Editor Video: Zulfikar Alviansyah #viory #as #iran