У нас вы можете посмотреть бесплатно SINYAL GPS DI PERARIRAN TIMUR-TENGAH TIBA-TIBA HILANG, RIBUAN KAPAL TERGANGGU или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
SINYAL GPS DI PERARIRAN TIMUR-TENGAH TIBA-TIBA HILANG, RIBUAN KAPAL TERGANGGU Perluasan perang di Timur Tengah telah memicu krisis navigasi serius yang melumpuhkan sekitar 1.000 kapal kargo dan tanker minyak di Teluk serta Teluk Oman. Para ahli mengungkapkan bahwa sistem GPS pada kapal-kapal besar ini sering kali memiliki ketahanan yang lebih rendah dibandingkan ponsel pintar, membuat mereka sangat rentan terhadap gangguan sinyal. Menurut firma intelijen energi Kpler, jumlah kapal yang terdampak mencapai separuh dari total armada di kawasan tersebut, dengan konsentrasi terbesar berada di lepas pantai Uni Emirat Arab (UEA) dan Oman. Gangguan ini muncul dalam dua bentuk yakni jamming atau gangguan sinyal dan spoofing atau pemalsuan lokasi. Jamming bekerja dengan cara memancarkan frekuensi radio yang lebih kuat untuk menciptakan dinding kebisingan yang memutus koneksi satelit. Sementara itu, spoofing jauh lebih berbahaya karena mengirimkan data lokasi palsu ke Sistem Identifikasi Otomatis kapal, yang dapat menyesatkan navigasi di jalur laut yang padat. Negara-negara Teluk dilaporkan sengaja mengaktifkan sistem ini secara defensif untuk menghalau drone Shahed milik Iran yang dipandu satelit, meskipun harus mengorbankan kelancaran lalu lintas maritim dan udara mereka sendiri. Fenomena ini mencerminkan taktik yang pernah diterapkan Israel dan Iran dalam konflik sebelumnya, di mana gangguan GPS massal dianggap sebagai harga yang pantas dibayar demi pertahanan nasional. Meskipun beberapa perusahaan rintisan mulai mengembangkan teknologi alternatif berbasis medan magnet bumi atau navigasi inersia, para ahli menekankan bahwa bagi industri pelayaran saat ini, beroperasi tanpa ketergantungan pada GPS masih merupakan tantangan masa depan yang sulit diwujudkan di tengah situasi perang aktif. (*) Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Penulis : Mona Kriesdinar Program : Tribun Jogja News Host : Prisca Ruri Editor : Afiffudin Uploader : Afiffudin Sumber : berbagai sumber Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru