У нас вы можете посмотреть бесплатно John Kei Bantah Punya Ikatan Keluarga dengan Nus Kei: Dia Bukan Siapa-siapa, Dia Anak Buah Saya или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim TRIBUN-VIDEO.COM, KEBAYORAN BARU - John Kei membantah memiliki hubungan darah dengan Agrapinus Rumatora alias Nus Kei pernyataan. Menurut dia, pernyataan Nus Kei yang menyebut John Kei sebagai keponakannya merupakan kebohongan. Hal itu dikatakan John Kei saat pelimpahan tahap dua berkas perkara penyerangan di Duri Kosambi, Jakarta Barat, dan Perumahan Green Lake City, Tangerang, Senin (19/10/2020). "Dia (Nus Kei) bukan siapa-siapa saya. Saudara Nus dia anak buah saya," kata John Kei di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan. "Dia selalu ngomong, 'oh itu (John Kei) keponakan saya'. Omong kosong," tambahnya. John Kei mengungkapkan dirinya lah yang membawa Nus Kei dari Ambon ke Jakarta. "Saya yang bawa dia, saya yang bikin dia hidup di Jakarta. Anda (Nus Kei) harus berkata jujur," ujarnya. Sebelumnya, polisi menangkap John Kei beserta puluhan anak buahnya terkait kasus penyerangan, pembunuhan berencana, dan pemufakatan jahat. Penyerangan ini dilatarbelakangi masalah pribadi antara John Kei dan Nus Kei. "Antara John Kei dan Nus Kei dilandasi permasalahan pribadi terkait adanya ketidakpuasan pembagian uang hasil penjualan tanah," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2020). Permasalahan tersebut tidak menemui penyelesaian hingga akhirnya terjadi aksi saling ancam. "Dengan dilandasi tidak adanya penyelesaian, mereka saling mengancam melalui HP," ujar Nana. Ia mengatakan, anak buah John Kei lebih dulu melakukan penganiayaan di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, sekitar pukul 11.30. "Kelompok John Kei berjumlah lima sampai tujuh melakukan penganiayaan terhadap kelompok Nus Kei," kata Nana. Akibat penganiayaan tersebut, jelas Nana, satu orang meninggal dunia usai dibacok. Sedangkan, seorang anak buah Nus Kei lainnya mengalami putus jari tangan. "Korban ER meninggal dunia. Satu orang lain putus jari tangan, jari tangan putus berinisial AR," ujar dia. Tak berselang lama setelah penganiayaan di Cengkareng, kelompok John Kei menuju perumahan Green Lake City di Cluster Australia. Nana menuturkan, lokasi yang dituju kelompok John Kei merupakan kediaman Nus Kei. Akan tetapi, saat itu Nus Kei sedang tidak berada di kediamannya. Hanya ada istri dan anak Nus Kei. "Istri dan anak meninggalkan tempat, dan terjadi perusakan, pintu, ruang tamu dan kamar dilakukan 15 orang. Selain itu mereka juga merusak dua mobil milik Nus Kei," terang Nana. Lantaran tidak menemukan orang yang dicari, kelompok John Kei meninggalkan lokasi. "Mereka secara brutal merusak gerbang perumahan tersebut," tutur Nana.