У нас вы можете посмотреть бесплатно Keluarga Korban Kuak Kejanggalan Kru Bus Sebelum Berangkat, Terkesan Tergesa-gesa, Curigai Simbol D или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
TRIBUN-VIDEO.COM - Keluarga salah satu korban kecelakaan bus pariwisata di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) mengungkap kejanggalan sebelum berangkat. Kru bus terkesan terburu-buru hingga dicurigai soal simbol huruf D yang tertempel di kaca bus. Dikutip dari Surya.co.id, salah satu keluarga korban itu bernama Riski Dwi Laksono. Ia mengaku telah kehilangan kakak perempuan dan kakak ipar dalam kecelakaan maut itu. Riski menuturkan, sebelum berangkat kru bus terkesan tergesa-gesa. Disebutkan, kru seakan mengejar jadwal. Hal ini di dengar ada jadwal wisata religi lainnya. "Mereka seakan mengejar jadwal. Sebab berdasarkan yang kami dengar, ada jadwal (Wisata Religi) Wali Limo pada Senin tersebut," katanya saat ditemui, Selasa (17/5/2022). Tak hanya itu, kejanggalan yang dirasakan Riski saat bus pariwisata akan mengangkut rombongan warga Benowo Krajan Surabaya berwisata ke Dieng. Disebutkan, kondisi bus sudah mencurigakan. Seakan disiapkan untuk rombongan banyak bus. Padahal yang disewa hanya satu bus. Riski mengungkapkan, ada simbol huruf D yang tertempel di kaca bus. Dengan kata lain, adanya simbol itu memang disiapkan untuk rombongan bus setelah dari Dieng. "Ada simbol huruf "D" ditempel di kaca yang sepertinya memang disiapkan untuk rombongan bus setelah dari Dieng. Sebab, kalau untuk rombongan ke Dieng cuma satu bus," katanya. Padatnya jadwal itu, ia menduga kru bus pun bisa mengalami kelelahan. Sementara itu, informasi terkini, omite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur telah melakukan investigasi terhadap bus pariwisata yang mengalami kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo). Analisis Kebijakan Keselamatan Angkutan Jalan Dishub Provinsi Jatim, Arjani Hia Putra pun angkat bicara. Investigasi yang dilakukan KNKT dan Dishub Jawa Timur terhadap kelayakan kendaraan angkutan umum/penumpang. Arjani menerangkan, kecelakaan ini termasuk kejadian tidak diharapkan. Dari hasil tersebut fasilitas jalan Tol Sumo sudah lengkap. Kendaraan bus pariwisata juga sudah memenuhi syarat secara teknis. Termasuk lulus uji masih berlaku hingga semua fungsi bus. Ia menerangkan, kendaraan bus tahun rakitan 2007 tersebut masih layak jalan. Diungkapnya, tidak ada hubungannya dengan penyebab utama kecelakaan antara kondisi kendaraan maupun jalan tol (Sumo). Namun, Arjani mengungkapkan ada faktor yang menjadi pemicu kecelakaan ini. Yakni kemampuan manusia dalam hal ini sopir yang mengemudikan bus. "Artinya fasilitas jalan (Tol Sumo) sudah lengkap, kendaraan juga secara teknis memenuhi syarat, tetapi mungkin ada faktor yang tidak lepas dari kemampuan manusia yang menyebabkan kecelakaan," jelasnya saat ditemui di Mapolres Mojokerto Kota, Selasa (17/5/2022). Arjani menjelaskan, pengemudi kendaraan bus kelelahan atau mengantuk. "Secara teknis kalau kendaraan bus itu lulus uji masih berlaku, fungsi-fungsi semua lainnya juga berfungsi baik, cuma pada prosesnya kalau yang namanya orang mengantuk bagaimana lagi," ungkapnya. (Tribun-Video.com/ Surya.co.id) Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul KEJANGGALAN Bus Maut Sebelum Tewaskan 14 Orang di Tol Mojokerto, Bocah Ini Selamat karena Ayah Ragu, https://surabaya.tribunnews.com/2022/.... Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Musahadah Host: Bima Vp: salim