У нас вы можете посмотреть бесплатно Aksi Unjuk Rasa di Gedung DPRD Sinjai Berakhir Ricuh, 2 Massa Diamankan Aparat или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
#tribuntimur #tribunviral Aksi Unjuk Rasa di Gedung DPRD Sinjai Berakhir Ricuh, 2 Massa Diamankan Aparat TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI— Aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Sinjai, Sulawesi Selatan berakhir ricuh, Senin (1/9/2025). Petugas keamanan memukul mundur ratusan massa aksi dari mahasiswa dan pemuda ini. Kericuhan bermula saat massa aksi ingin masuk ke Gedung DPRD Sinjai namun dihalang oleh aparat. Sebanyak 422 aparat gabungan mengawal aksi unjuk rasa yang membawa beberapa tuntutan ini. Diantaranya mendesak Pemkab Sinjai untuk menurunkan tarif PBB-P2 dan hapuskan tunjangan DPR. Selanjutnya tangkap dan adili koruptor, stop militerisme dan brutal aparat terhadap massa aksi demonstrasi serta wujudkan pendidikan gratis. Aparat keamanan terdiri dari personel TNI, Polri dan Satpol PP, Damkar, Brimob Dishub dan tenaga kesehatan. Massa awalnya menjebol pagar berduri yang terpasang di depan gedung DPRD Sinjai. Massa aksi sempat ditemui oleh Bupati dan Wakil Bupati Sinjai, Ratnawati Arif dan Andi Mahyanto, serta Ketua DPRD Sinjai, Andi Jusman. Dihadapan massa aksi, Bupati Sinjai, Ratnawati menjelaskan tidak ada kenaikan pajak PBB-P2. “Tidak ada kenaikan,” katanya. Namun jawaban tersebut tidak membuat massa aksi puas. Mereka ingin memberikan petisi tidak ada kenaikan pajak ke depannya kepada Ketua DPRD Sinjai untuk ditandatangani. Namun keinginan massa aksi tidak diindahkan oleh ketua DPRD Sinjai. Hal ini membuat massa aksi ingin masuk ke Gedung DPRD Sinjai. Pihak keamanan kemudian pukul mundur massa aksi. Dari insiden ini dua massa aksi diamankan. “Betul, ada dua teman kami yang diamankan,” kata Jendral Lapangan, Muazzinul Umma. Menurut Muazzinul Umma pihaknya saat ini melaksanakan konsolidasi untuk mendesak aparat membebaskan massa aksi yang diamankan. “Sementara kami konsolidasi untuk mendesak aparat membebaskan teman kami,” ujarnya. Terpisah, Kabag Ops Polres Sinjai, Kompol Sunyoto belum memberikan konfirmasi. Reporter: Muh Ainun Taqwa Narator: Wa Ode Nurmin Editor Video: Muhlis Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-TIMUR.COM - (TRIBUN-TIMUR.COM) Update info terkini via http://tribun-timur.com/ Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks YouTube business inquiries: 081144407111 Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur