У нас вы можете посмотреть бесплатно Cak Awi Ketua DPRD Surabaya Meninggal usai Berjuang Lawan Kanker Hati, Disemayamkan di Grand Heaven или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Ketua DPRD Surabaya periode 2024–2029, Dominikus Adi Sutarwijono atau akrab disapa Cak Awi, meninggal dunia di usia 57 tahun pada Selasa (10/2/2026). Ia tutup usia di RS MRCCC Jakarta pada pukul 20.36 WIB setelah berjuang melawan kanker hati yang dideritanya. Kabar duka ini tidak hanya dirasakan oleh keluarga dan kerabat, tetapi juga menjadi kehilangan besar bagi jajaran legislatif serta tokoh politik di Kota Surabaya. Jenazah Adi rencana akan disemayamkan di Grand Heaven, Surabaya, sebelum dimakamkan. Sementara itu, dari informasi yang diterima Tribunnews, situasi rumah duka terpantau masih sepi. Keluarga Adi masih di Jakarta bersamaan dengan jenazah, diperkirakan tiba siang atau sore nanti. Adapun Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengenang Adi sebagai pribadi yang teguh dan berdedikasi tinggi. Adi lahir di Blitar pada 4 Agustus 1968 dan menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga. Kariernya dimulai sebagai jurnalis Harian Surya pada era Orde Baru, lalu bergabung dengan Majalah Tempo hingga awal 2000-an. Pada 2003, ia memilih jalur politik dengan bergabung ke PDI Perjuangan. Karier politiknya menanjak ketika dipercaya menjadi anggota DPRD Surabaya pada 2012, kemudian menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya periode 2019–2024. Di periode yang sama, ia didapuk sebagai Ketua DPRD Surabaya dan kembali dipercaya memimpin untuk periode 2024–2029. Nama Adi sempat mencuat pada 2 Mei 2025 setelah dicopot dari jabatan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya. Evaluasi internal partai menyebut penurunan kursi legislatif pada Pileg 2024 sebagai salah satu alasan pencopotan. Meski demikian, kiprahnya sebagai Ketua DPRD tetap diakui hingga akhir hayat. (Tribun-Video.com/Kompas.com/Tribunmataraman.com) https://surabaya.kompas.com/read/2026... https://mataraman.tribunnews.com/news... Program: Live Tribunnews Update Host: Putri Dwi Arrini Editor Video: Rahmat Gilang Maulana Reporter: Nuraini Faiq