У нас вы можете посмотреть бесплатно WARGA WADAS USIR ALAT BERAT DARI DESA WADAS или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Puluhan warga Desa Wadas di Kabupaten Purworejo yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas (Gempadewa) menggelar aksi di lokasi pembukaan akses jalan tambang di Dusun Karang, Desa Wadas. Mereka menuntut pemerintah agar membatalkan rencana penambangan batu andesit di desa itu. Para aktivis Gempadewa memasang poster besar bertuliskan, "masih dalam proses, harap dihentikan" pada sebuah alat berat, loader. Selain itu sebuah poster besar bertuliskan, "usir alat berat, tolak tambang, Wadas harus melawan" pada sebuah alat berat, excavator (bego). Saat ini warga Wadas masih mengajukan gugatan terhadap izin tambang batu andesit di Wadas dan sedang dalam proses hukum di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Batu andesit ini akan digunakan sebagai material pembangunan Bendungan Bener yang berada di Desa Bener, tak jauh dari Wadas. Seperti diketahui, pembukaan akses jalan ini yang menghancurkan wilayah hutan di Wadas itu sudah menyebabkan bencana banjir, Minggu (26/3). Ketika hujan deras, air langsung turun dan menggenangi rumah-rumah milik warga yang berada di kaki bukit. Kejadian itu semakin meyakinkan warga Wadas bahwa tambang andesit yang dilakukan di perbukitan akan berpotensi menimbulkan bencana, seperti longsor dan banjir. Selain itu mereka juga akan kehilangan tanah yang menjadi sumber kehidupan dan sumber air untuk keperluan sehari-hari. #wadasmelawan #wadastolaktambang #wadaskonsistenmelawan #usiralatberatdariwadas