У нас вы можете посмотреть бесплатно Iran Siapkan Suksesi, Dubes Mohammad Boroujerdi Paparkan Prosedur Konstitusional или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Iran Siapkan Suksesi, Dubes Mohammad Boroujerdi Paparkan Prosedur Konstitusional Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, memaparkan mekanisme konstitusional penentuan pengganti Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, menyusul tewasnya Ali Khamenei dalam serangan militer yang disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026). Dalam konferensi pers di kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026), Boroujerdi menjelaskan bahwa berdasarkan undang-undang di Iran, apabila Pemimpin. Tertinggi tidak lagi menjabat karena alasan apa pun baik terbunuh, wafat, sakit, maupun tidak aktif dan tidak memiliki wakil, maka akan dibentuk dewan kepemimpinan sementara. Menurutnya, dewan tersebut terdiri dari tiga tokoh kunci negara yang akan menentukan siapa pengganti Pemimpin Tertinggi melalui mekanisme yang telah diatur konstitusi. “Dewan kepemimpinan ini memiliki tiga anggota,” ujarnya. Ia merinci, anggota pertama adalah Presiden Republik Islam Iran, Masoud Pezeshkian. Kedua, Ketua Kekuasaan Yudikatif atau Ketua Mahkamah Agung, Gholam-Hossein Mohseni-Ejei. Sementara satu anggota lainnya berasal dari Dewan Penjaga Konstitusi (Guardian Council) atau Dewan Ahli (Assembly of The Experts). Perkembangan terbaru menyebutkan bahwa pemerintah Iran telah menunjuk Alireza Arafi, anggota Guardian Council, sebagai bagian dari dewan kepemimpinan sementara tersebut. Boroujerdi menegaskan bahwa dewan ini nantinya akan menggelar sidang untuk menentukan Pemimpin Tertinggi berikutnya sesuai prosedur hukum yang berlaku. Ia menyatakan Iran merupakan negara kuat dan memiliki peradaban tua di kawasan itu. Menurutnya, Iran tidak mungkin dapat digoyahkan dengan apa yang terjadi belakangan ini. "Apabila terjadi ketidakaktifan atau dikarenakan alasan apa pun seorang pejabat tinggi negara tidak ada, maka dengan mudah bisa digantikan oleh pejabat lain," ungkapnya. "Hal ini juga berlaku bagi pemimpin tertinggi Republik Islam Iran. Pemerintah kami merupakan sebuah pemerintahan yang terorganisir dengan baik dan juga memiliki kemampuan yang luar biasa, berbeda dengan sebuah rezim yang berada di kawasan kami," pungkasnya. Editor : Disa Aryandi SIMAK MEDSOS Pos Belitung. Klik Link Dibawah Ini !!! https://belitung.tribunnews.com/ / posbelitung / belitungtribunnews / posbelitung / posbelitung1