У нас вы можете посмотреть бесплатно Diduga Korban Perdagangan Orang di Tiongkok: Vina Cirebon Ngaku Disekap, Sudah Lapor KBRI или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berkedok pernikahan kembali mencuat. Vina (27), perempuan asal Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, diduga menjadi korban praktik pengantin pesanan di Tiongkok. Melalui video yang beredar di media sosial, Vina memohon bantuan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dalam pengakuannya, ia menyebut dirinya menjadi korban pengantin pesanan yang dijalankan oleh sesama WNI. Dokumen penting miliknya, termasuk paspor, disebut diambil dan ditahan. Ia juga mengaku mengalami kekerasan fisik jika tidak menuruti kemauan pihak yang menahannya. Diduga Dijebak Tanda Tangan Dokumen Kuasa hukum keluarga, Asep Maulana Hasanudin, mengungkap adanya dugaan penipuan dokumen dalam proses tersebut. Vina disebut diarahkan menandatangani sejumlah berkas yang belakangan diketahui sebagai persetujuan pernikahan hingga terbit buku nikah. Menurutnya, Vina tidak memahami sepenuhnya dokumen yang ia tanda tangani dan merasa telah dikelabui. Sejak pernikahan itu, kebebasan Vina disebut sangat dibatasi. Ia dikabarkan selalu diawasi, dilarang keluar rumah, dan hanya diperbolehkan berada di dalam rumah. Lebih jauh, kuasa hukum menyampaikan bahwa Vina mengaku mengalami kekerasan fisik dan pemaksaan hubungan suami istri. Bahkan, mertua perempuannya disebut turut terlibat dalam tekanan terhadap Vina. Penulis: Fachri Mahayupa Editor: Djohan Nur Uploader: Djohan Nur