У нас вы можете посмотреть бесплатно Memahami Sudut Pandang (POV) Tuhan — Romo Josep Susanto, Pr | Renungan Bible Learning или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Dalam hidup, kita sering bertanya: “Tuhan, bagaimana Engkau melihat aku?” Pertanyaan ini mengajak kita keluar dari sudut pandang manusia dan belajar memandang diri, sesama, dan kehidupan dari POV Tuhan. Dalam renungan ini, Romo Josep Susanto, Pr mengajak kita untuk memahami bahwa jalan Tuhan sering kali tidak sama dengan keinginan atau logika kita. Untuk sungguh mengerti kehendak-Nya, dibutuhkan kerendahan hati, keberanian untuk dibentuk, dan kesediaan untuk percaya meski belum sepenuhnya mengerti. Melalui refleksi iman yang mendalam, kita diajak menyadari bahwa Tuhan tidak melihat kita dari kegagalan, masa lalu, atau kelemahan kita, melainkan dari kasih dan rencana keselamatan-Nya. Saat kita belajar melihat diri kita dari cara Tuhan memandang, di sanalah pertumbuhan iman dimulai. Semoga renungan ini membantu kita membuka hati, menundukkan ego, dan berjalan lebih dekat bersama Tuhan dalam setiap langkah hidup. Tuhan, ajarlah kami melihat diri kami sebagaimana Engkau melihat kami. Pembicara; Romo Josep Susanto, Pr (Bible Learning with Father Josep) Sumber Video: LOJF (Komunitas Light of Jesus Family) #biblelearning #romojosep #renunganharian #katolik #persekutuandoakatolik 🙏 Mazmur 23 Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang rumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang. Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku. Gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan lawanku. Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak, pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku, dan aku akan diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa.