У нас вы можете посмотреть бесплатно Tekad_SMP Muhammadiyah Semin_OlympicadVIII2025 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Liam, seorang anak SMP yang hidup sederhana bersama ibunya. Dia memiliki adik yang masih kecil, mereka berdua berjuang melawan kerasnya hidup setelah ayahnya meninggal. Ibunya, penjual nasi tiwul keliling, jatuh sakit parah dan tak lagi bisa bekerja. Di tengah keterbatasan, Liam bertekad melanjutkan sekolah dengan caranya sendiri, walau harus bekerja di sawah demi beberapa ribu rupiah. Namun dari perjuangan itulah, Liam menemukan makna sejati dari tanggung jawab, doa, dan kasih sayang seorang ibu. Setelah bekerja keras di sawah pakde joko sambil tetap bersekolah, Liam akhirnya berhasil membayar biaya sekolahnya sendiri. Suatu hari, sekolah memberitahukan bahwa Liam menjadi salah satu siswa berprestasi dan mendapat beasiswa penuh karena ketekunannya. Ia segera pulang membawa kabar itu, berlari dengan gembira menuju rumah. Namun sesampainya di sana, ibunya sudah tertidur tenang untuk selamanya. Liam terdiam, memeluk ibunya sambil meneteskan air mata. Di samping ibunya, ia menemukan selembar kertas berisi tulisan tangan. Liam menatap langit sambil menggenggam surat itu erat. Ia tahu, perjuangannya belum selesai tapi kini ia tak lagi merasa sendirian. Ia melanjutkan sekolah bukan hanya demi dirinya, tapi demi doa dan cinta abadi dari seorang ibu yang hidup dalam setiap langkahnya.