У нас вы можете посмотреть бесплатно TEKNIK PENGOLAHAN LAHAN JAGUNG или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Assalamuaalaikum wr.wb.- Salam sejahtera untuk Sahabat tani semuanya. Berjumpa kembali di channelnya rahmat tani, channel yang berbagi informasi seputar pertanian. Pada video ini Chanel Rahmat Tani akan berbagi informasi kembali, yaitu tentang. “TEKNIK PENGOLAHAN LAHAN TANAM JAGUNG” Pada video ini lebih berfokus pada taknik pembuatan, serta hal-hal penting yang harus diperhatikan pada saat pengolahan, agar benih jagung yang kita tanam bisa tumbuh semuanya dengan serempak serta pertumbuhan akan merata. 1. Menghilangkan Gulma/rumput Dulur-dulur sahabat tani, hal pertama yang perlu dilakukan pada pengolahan lahan yaitu menghilangkan gulma atau rumput-rumput yang tumbuh pada lahan yang akan ditanami jagung, caranya bisa dilakukan dengan penyemprotan herbisida. Lebih bagus lagi jika menggunakan herbisida sistemik, karena rumput akan mati sampai dengan akar, sehingga pertumbuhan tanaman jagung muda tidak terganggu dengan gulma. Contoh herbisisda sistemik diantaranya ada Glifosat, Sulfosat, Polaris, Round up, Touch Down dll. 2. Pemerataan lahan Untuk lahan bekas tanaman padi atau bekas sawah pemerataan lahan tanaman jagung inii sangat penting dilakukan, ini karena untuk memudahkan dalam melakukan pengairan, sehingga pada saat dilakukan dialiri air tanaman jagung akan terkena air secara serentak dan merata, dan juga air akan meresap secara bersamaan. Ketika lahan ini dalam posisi tidak rata maka yang terjadi tanaman jagung pada posisi yang lebih tinggi ini akan sulut menjangkau air, apalagi pada usia jagung muda dengan akar yang masih pendek, jangkauan akarnya juga masih pendek, sedangkan tanaman jagug pada posisi rendah ini akan lebih lama tergenang air, karena terjadi peresapan air lebih lama dibandingkan pada posisi yang tinggi, hal ini yang akan membuat tanaman jagung akan menjadi kerdil. 3. Buat saluran/Got yang dalam Seperti yang terlihat pada video ini bahwa setiap petakan harus dibuat Saluran, apalagi ketika penanaman dilakukan pada saat musim penghujan. Buatlah saluran utama dengan kedalaman kurang lebih 20-30 cm dari permukaan tanah, yaitu pada pinggir lahan dan juga pada tengah lahan secara melintang, jumlah saluran tengah lahan ini melihat dari luasan lahan, minimal antar saluran berjarak 8 – 10 m. (ini tanam pada saat musim penghujan). Fungsi dari saluran ini yaitu untuk mempermudah dalam pesesapan air hujan, karena pada dasarnya tanaman jagung ini tidak bisa jika tergenang air terlalu lama. Sedangkan pada saat musim kemarau saluran tidak perlu dibuat terlalu dalam juga tidak masalah, saluran berfungsi untuk mempercepat pemerataan pengairan pada lahan tanaman jagung. 4. Antisipasi tugalan yang tidak meresap air Jika pada sistem tanam tanpa olah tanah, penanaman benih jagung biasanya dengan cara ditugal atau di tempat saya istilahnya di gejik. Yang perlu diperhatikan, biasanya dari bekas tugalan atau gejikan itu tanah menjadi padat, kalau terjadi hujan pasti air akan menggenang tidak bisa meresap. jika kemudian benih jagung dimasukkan atau ditanam pada bekas tugalan yang padat tersebut, maka yang terjadi benih itu tidak akan tumbuh karena akan busuk tergenang air, atau bisa tumbuh tetapi pertumbuhan selanjutnya pasti tidak akan normal atau kerdil. Cara mengatasi hal tersebut, tanah yang ditugal atau digejik padat, sebaiknya di gemburkan dulu dengan cara dicangkul, sehingga tidak padat menggumpal dan tercipta pori-pori tanah untuk peresapan air hujan. 5. Pemberian pupuk dasar Alangkah lebih baiknya, jika sahabat tani memberikan pupuk dasar sebelum diklakukan penanaman benih jagung, Pupuk dasar ini bisa menggunakan kapur dolomit sebagai penetral PH tanah, atau juga bisa menggunakan pupuk kandang yang sudah lama, bisa juga sebagai penutup dari benih jagung misalnya menggunakan kompos, organik, dan lain sebagainnya. Sahabat Tani, demikian tadi saya berbagi informasi tentang salah satu cara dalam “pengolahan tanah untuk penanaman Jagung”, insya Allah dengan cara ini hasil dan kualitas jagung akan maksimal. Jangan Lupa tetap dukung chanel Rahmat tani dengan cara Subcribe dan aktifkan loncengnya agar chanel ini bisa berkembang dan bisa bermanfaat bagi dulur-dulur, sahabat tani dimanapun anda berada. Terimakasih, Salam Subur Makmur, Petani Indonesia, Wassalamualaikum wr.wb.