У нас вы можете посмотреть бесплатно 3.000 TOKO TUTUP! Ekonomi Melemah, Rakyat Singapura Ramai-ramai Belanja Ke Batam Indonesia или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Singapura selama ini dikenal sebagai simbol kemajuan ekonomi Asia Tenggara. Namun dalam dua tahun terakhir, realitas di lapangan menunjukkan cerita yang berbeda. Lebih dari 3.000 restoran dan toko ritel tutup, biaya sewa melonjak hingga puluhan persen, dan harga kebutuhan harian semakin tidak masuk akal—bahkan bagi warganya sendiri. Akibatnya, terjadi fenomena yang jarang dibahas secara jujur: warga Singapura ramai menyeberang ke Batam hanya untuk makan dan belanja kebutuhan hidup. Feri penuh setiap hari. Koper belanja menggantikan koper liburan. Mall-mall di Batam dipadati warga Singapura, bukan turis musiman, tetapi konsumen rutin. Video ini membedah fenomena tersebut secara faktual, runtut, dan kritis: Mengapa biaya hidup Singapura semakin tak rasional Kenapa Batam menjadi “katup pelepas” ekonomi Apa dampaknya bagi Singapura, Indonesia, dan ekonomi kawasan Dan yang paling penting: apakah Indonesia siap memanfaatkan peluang ini, atau justru akan menyia-nyiakannya? Ini bukan sensasi. Ini pergeseran ekonomi yang nyata dan sedang berlangsung. 💬 Tulis pendapat Anda di kolom komentar: Apakah ini peluang emas bagi Indonesia, atau justru alarm bahaya baru? 👍 Jangan lupa like, subscribe, dan bagikan jika menurut Anda analisis seperti ini perlu lebih banyak dibicarakan. #Singapura #Batam #EkonomiAsia #BiayaHidup #EkonomiIndonesia #KrisisEkonomi #AsiaTenggara #AnalisisEkonomi #BeritaInternasional #EkonomiRegional ⚠️ Disclaimer Video ini disusun berdasarkan data terbuka, laporan media kredibel, dan analisis ekonomi publik. Tujuan konten ini adalah edukasi dan diskusi, bukan provokasi atau serangan terhadap pihak mana pun. Pendapat yang disampaikan bersifat analitis dan terbuka untuk ditanggapi secara sehat dan rasional.