У нас вы можете посмотреть бесплатно Rumah Tuan Kadi Awal Jejak Pekanbaru (Anugerah Pesona Indonesia Award 2026) или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Di tepian Sungai Siak yang tenang, berdiri sebuah bangunan kayu penuh makna: Rumah Singgah Tuan Kadi, saksi bisu jejak awal lahirnya Kota Pekanbaru. Rumah panggung bergaya arsitektur Melayu ini bukan sekadar tempat bernaung, melainkan ruang pertemuan sejarah, adat, dan peradaban yang tumbuh di tanah bertuah. Dari sinilah denyut kehidupan bermula—para saudagar, ulama, dan pemimpin adat singgah, bermusyawarah, serta merancang masa depan kawasan yang kelak menjadi pusat perdagangan dan pemerintahan. Rumah ini dahulu menjadi tempat persinggahan Tuan Kadi, tokoh agama sekaligus penasihat kerajaan yang dihormati masyarakat. Di beranda kayunya, petuah dan nasihat dituturkan. Di ruang dalamnya, nilai-nilai syarak dan adat dipadukan, memperkuat jati diri masyarakat Melayu yang menjunjung tinggi “adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah.” Setiap ukiran dan tiang penyangga rumah menyimpan cerita tentang keteguhan, kebijaksanaan, dan semangat kebersamaan. Sebagai salah satu cagar budaya penting di Pekanbaru, Rumah Singgah Tuan Kadi menjadi simbol jejak awal pertumbuhan kota yang kini berkembang pesat. Di tengah modernitas, rumah ini tetap tegak mengingatkan generasi masa kini akan akar sejarah dan identitas yang tak lekang oleh waktu. Ia bukan hanya bangunan tua, melainkan penanda perjalanan panjang sebuah kota dalam merawat warisan leluhur. Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru turut mengikuti penghargaan Anugerah Pesona Indonesia sebagai bentuk komitmen dalam mempromosikan dan melestarikan warisan budaya daerah, sekaligus memperkenalkan Rumah Singgah Tuan Kadi sebagai destinasi sejarah unggulan kepada masyarakat luas.