У нас вы можете посмотреть бесплатно Review Dapur SPPG - MBG (edisi ruang penerimaan bahan makanan) или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Optimalisasi keamanan pangan di ruang penerimaan bahan makanan dapur SPPG pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus berlandaskan prinsip Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), terutama pada tahap identifikasi bahaya dan penetapan titik kendali kritis (CCP). Pada tahap ini, setiap bahan pangan yang datang harus melalui prosedur inspeksi yang sistematis untuk mengidentifikasi potensi bahaya biologis (misalnya kontaminasi mikroba patogen), kimia (residu pestisida, bahan tambahan berbahaya), maupun fisik (benda asing). Analisis bahaya dilakukan berdasarkan jenis bahan (hewani, nabati, kering, beku), sumber pemasok, serta riwayat distribusi. Dengan pendekatan ini, ruang penerimaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat serah terima barang, tetapi sebagai gerbang awal pengendalian risiko keamanan pangan. Penetapan CCP pada ruang penerimaan dapat difokuskan pada pemeriksaan suhu, kondisi kemasan, masa kedaluwarsa, serta kesesuaian spesifikasi mutu dengan standar yang telah ditetapkan. Bahan pangan mudah rusak seperti daging, ikan, telur, dan produk susu harus diperiksa suhunya menggunakan termometer terkalibrasi untuk memastikan tetap berada dalam rentang aman (misalnya ≤5°C untuk produk dingin dan ≤–18°C untuk produk beku). Selain itu, dilakukan verifikasi dokumen seperti sertifikat laik higiene dari pemasok, bukti uji mutu, dan pencatatan waktu penerimaan. Setiap penyimpangan dari batas kritis harus segera ditindaklanjuti melalui prosedur koreksi, seperti penolakan bahan atau pengembalian kepada pemasok. Untuk memastikan sistem HACCP berjalan efektif, diperlukan dokumentasi dan verifikasi berkala di ruang penerimaan. Pencatatan suhu, kondisi bahan, dan hasil inspeksi harus terdokumentasi dalam log harian sebagai bagian dari sistem monitoring. Pelatihan rutin bagi petugas penerimaan juga penting agar mereka memahami parameter batas kritis dan prosedur tindakan korektif. Audit internal serta evaluasi pemasok secara berkala akan memperkuat sistem pengendalian ini. Dengan penerapan HACCP yang konsisten di tahap penerimaan, dapur SPPG MBG dapat meminimalkan risiko kontaminasi sejak awal rantai produksi dan menjamin penyediaan makanan yang aman dan bermutu bagi sasaran program. #HACCP #MBG #SPPG #keamananpangan #gizi