У нас вы можете посмотреть бесплатно Prof Farida 'Disambut' Konflik Parangtambung Diawal Jabat Plh Rektor UNM или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
#tribuntimur #tribunviral #ProfFarida #konflikparangtambung #jabatan #PLHRektor #unm Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Prof Farida Patittingi diperhadapkan situasi genting di awal menjabat Plh Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM). Diketahui, Wakil Rektor III Universitas Hasanuddin Makassar tersebut mendapat tugas khusus dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI. Prof Farida dipercaya memimpin UNM untuk sementara, menggantikan Prof Karta Jayadi atas pemeriksaan disiplin yang dijalani. Hanya saja, pergantian pimpinan UNM ini menimbulkan gejolak. Penyerangan tiba-tiba terjadi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Padahal, fakultas ini tak pernah terlibat dalam kericuhan sepanjang perjalanan bentrokan di Kampus UNM Parangtambung. Bahkan, penyerangan ini terjadi tiga hari berturut-turut, yakni pada Senin (3/11/2025) subuh, bertepatan dengan terbitnya surat perintah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi kepada Prof Farida. Penyerangan juga terjadi pada Selasa sore, dan puncak gejolak terjadi pada Rabu (5/11/2025) jelang petang. Dari penelusuran Sivitas FMIPA, pelaku bukan mahasiswa, melainkan sekelompok massa yang sengaja mericuh. Mereka merengsek masuk ke seluruh titik dengan menyembunyikan wajahnya dengan kain. "Ini bukan mahasiswa, mereka memang sengaja mau merusak. Ruang kelas, aula, sekretariat lembaga kemahasiswaan dilempar kacanya, mereka juga pakai bom. Ini terorganisir," ungkap Dekan FMIPA Prof Suwardi Annas saat mendampingi Prof Farida tinjau lokasi. Meski publik menilai penyerangan ini janggal, namun Prof Farida enggan berspekulasi. "Saya tidak tahu sperti apa, saya tidak bisa menduga, kita harus segera investigasi apa motif dan siapa pelakunya supaya bisa terang benderang. Saya tidak mau berspekulasi," ucapnya. Bagi Prof Farida, penerimaan sivitas UNM terkait kedatangannya sebagai orang baru sangat baik. Ia merasakan atmosfer kekompakan yang kuat dari kampus oranye ini. "Saya merasa dari pinisi sampai disni (Parangtambung), UNM menyambut saya dengan baik. Semua ramah dan semua punya komitmen sama melakukan akselerasi Perguruan Tinggi," sebutnya. Terkait penyerangan ini, Prof Farida menegaskan tak ada toleransi bagi pelaku kekerasan. Ia meminta aparat penegak hukum (APH) membantu menelusuri dalang penyerangan ini. "Kami segera melakukan langkah-lanhkah, mengidentifikasi kejadian dan siapa pelakunya," ujarnya. Dia melanjutkan, "Siapapun (pelakunya) harus kita temukan, kita harus mencari, kampus harus bebas dari segela tindakan kekerasan dan kriminal,". (*) Reporter: Siti Aminah Narator: Ainung Salim (Mahasiswa Magang STAIN Majene) Editor: Ainung Salim (Mahasiswa Magang STAIN Majene) / Sanovra J. R (TRIBUN-TIMUR.COM) Update info terkini via http://tribun-timur.com/ Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks YouTube business inquiries: 081144407111 Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur