У нас вы можете посмотреть бесплатно SAJIAN KAMPOENG MELAYU SAAT RAMADAN DI IBIS PONTIANAK или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Jurnalis Video: Peggy Dania TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Ragam hidangan khas Melayu dari Indonesia, Malaysia, hingga Singapura aka memanjakan lidah masyarakat Pontianak selama Ramadan tahun ini. Melalui paket iftar bertema Kampoeng Melayu, Hotel ibis Pontianak City Center menghadirkan kurang lebih 200 jenis sajian, mulai dari aneka makanan pembuka, hidangan utama bercita rasa rempah yang kuat, hingga takjil dan dessert tradisional khas Melayu. Tamu dapat menikmati beragam menu bernuansa kampoeng yang identik dengan rasa gurih, pedas, manis, serta kaya rempah. Sajian tersebut juga dilengkapi live cooking yang menghadirkan hidangan hangat langsung dari dapur menambah pengalaman berbuka puasa semakin istimewa. Cluster Executive Chef Mercure & ibis Pontianak, Mohamad Ismail atau Chef Achong, mengatakan pihaknya menyiapkan variasi menu yang berbeda sepanjang Ramadan. “Ramadan tahun ini kami menghadirkan kurang lebih 200 menu, mulai dari appetizer, main course, hingga takjil dan dessert khas Melayu. Selain itu, akan ada 10 kali rotasi menu selama periode Ramadan agar tamu tidak merasa bosan,” ujarnya. Dengan 10 kali rotasi menu, pengunjung berkesempatan mencicipi sajian yang berbeda setiap harinya, sehingga pengalaman berbuka tidak monoton. Selain ragam kuliner, paket berbuka puasa ini dibanderol Rp160 ribu net per orang dan tersedia promo Beli 10 Gratis 1 yang cocok untuk acara kantor maupun keluarga besar. Executive Assistant Manager Mercure & ibis Pontianak, Rofa Raka Perdana, menambahkan tema Kampoeng Melayu diangkat untuk menghadirkan pengalaman kuliner yang sarat warisan budaya. “Melalui tema Kampoeng Melayu, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar paket berbuka puasa. Kami ingin membawa para tamu dalam perjalanan kuliner yang kaya akan warisan budaya Melayu. Sekaligus menghadirkan semangat berbagi di bulan yang penuh berkah ini,” katanya. Tak hanya soal rasa, setiap pembelian paket iftar juga memiliki nilai sosial. Sebesar Rp7.500 dari setiap paket yang terjual akan didonasikan kepada A Trust For A Child (ATFAC). Dengan ragam sajian khas Melayu lintas negara dan suasana berbuka yang hangat, paket Kampoeng Melayu menjadi salah satu pilihan kuliner Ramadan di Pontianak tahun 2026 ini. Jangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPontianak.co.id untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: YouTube: / @videotribunpontianak Facebook: / live_videos Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd... TikTok: https://www.tiktok.com/@tribunpontian... Instagram: https://www.instagram.com/tribunponti... Twitter: https://x.com/tribunpontianak