У нас вы можете посмотреть бесплатно Cerita Tetangga soal Penemuan Aktivis Antikorupsi Ermanto Usman sebelum Dinyatakan Tewas или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Wafatnya aktivis antikorupsi Ermanto Usman dan istrinya, Pasmilawati, menyisakan tanda tanya. Sejumlah kunci rumah korban dilaporkan hilang dan diduga dibawa pelaku. Peristiwa itu pertama kali diketahui putri bungsu korban sekitar pukul 04.15 WIB, Senin (2/3/2026). Ia terbangun untuk sahur dan merasa heran karena tidak dibangunkan seperti biasanya. Saat memeriksa kondisi orang tuanya, ia mendapati keduanya dalam keadaan terluka. "Ya, akhirnya meminta bantuan satpam dan segala macam, akhirnya ambulans juga langsung datang ke rumah. Terus langsung dibawa dan dievakuasi. Cuma kebetulan, pelakunya ini, kunci rumah sama kunci kamar itu dibawa," kata Sinta Samuel, tetangga Ermanto Usman yang ikut membantu proses evakuasi dalam wawancara kepada Tirto pada Rabu (4/3/2026). Karena kunci tidak ditemukan, warga bersama petugas keamanan terpaksa memecahkan kaca jendela untuk masuk ke rumah. Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Primaya Bekasi sekitar pukul 05.00 WIB. Menurut saksi, saat dibawa ke rumah sakit Ermanto masih dalam kondisi sadar. Namun sekitar pukul 06.00 WIB, ia dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, Pasmilawati lebih dulu ditemukan dalam kondisi tidak tertolong. "Dipecahin (kaca jendela), setelah itu baru dibawa memakai ambulans ke Rumah Sakit Primaya Bekasi. Lalu sekitar jam 6-an, Bapak Ermanto-nya meninggal," jelas sang tetangga. Selain kunci rumah dan kamar, kunci mobil korban juga dilaporkan hilang. Meski demikian, mobil milik Ermanto tetap terparkir di rumah. Sejumlah rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi pun telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Polda Metro Jaya sebelumnya telah mengerahkan tim Unit Jatanras untuk mengusut kasus penyerangan tersebut. Hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas pelaku dan motif kejadian. Penulis/Video Editor: Rahma Nayali Produser: Dena Novita #TirtoRecap