У нас вы можете посмотреть бесплатно Tari Kreasi_Nurfadhila_Firmansyah_SMKN 1 Kendari_Kota Kendari_Sulawesi Tenggara или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
"Judul Tari : "Tari Donga monda'u" Tema : "Ritme Kehidupan: Tarian sebagai Refleksi Tradisi dan Kehidupan Sehari-Hari".Menghadirkan kebiasaan dan fenomena masyarakat lokal yang berakar pada tradisi ataupun adat istiadat. Sinopsis : "Tari Donga monda'u" Tari kreasi dimana mengangkat kegiatan yang sering dilakukan dalam budaya tradisi suku tolaki “Donga” atau “Tonga” di sebut dalam bahasa tolaki sebagai ladang. Mondau merupakan suatu bentuk usaha perladangan berpindah-pindah yang dikenal dikalangan masyarakat tolaki. Kegiatan ini dimulai dengan pembukaan kawasan hutan untuk keperluan penanaman berbagai jenis tanaman. Yakni mondau dilakukan dengan cara menebang pepohonan dan membakarnya terdiri beberapa tahapan seperti ; monggikii ando’olo yang dilakukan sebagai pemilihan lokasi perladangan mohoto owuta sebagai upacara pra mondau sebagai doa awal untuk kelancaran perladangan mosalei dimana dilakukan penebangan pohon dan pembersihan area ladang motasu dimulainya proses menanam padi molingo sebagai rasa syukur atas hasil panen Melalui tradisi ritual mondau’u dapat menjalin hubungan baik dengan leluhurnya agar senantiasa diberi perlindungan dan rasa aman dalam melakukan kegiatan berladang. Adapun hasil panen memiliki banyak manfaat, antara lain meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya masyarakat tolaki. Alasan Penggunaan Properti : Tempat dupa biasa di lakukan untuk ritual Prosesi yang sering disebut dengan istilah mo’oli atau membeli hutan pada yang empunya. Maksudnya upacara ini berarti para peladang telah meminta izin kepada dewa hutan (sangia ando’olo) untuk membuka hutan atau lahan. Ambahi (Tikar), Tikar adat suku Tolaki yang terbuat dari anyaman sorume, sejenis tumbuhan hutan. Tikar ini bukan hanya sekadar alas, tapi memiliki makna simbolis dan fungsi penting dalam berbagai upacara adat serta kehidupan sehari-hari masyarakat Tolaki. Tikar atau ambahi dalam upacara Adat Digunakan dalam berbagai ritual seperti pesta perkawinan, panen, penyambutan tamu, dan musyawarah. Sedangkan dalam kehidupan sehari -hari di gunakan sebagai alas duduk, alas tidur, dan keperluan lainnya. Pondine Ogangga ( Keranjang kecil) terbuat dari anyaman daun pandan hutan untuk wadah penyimpanan Opade (Parang) dalam masyarakat tolaki di gunakan untuk Mosalei (menebang pepohonan kecil, menebas akar-akaran, dll,). Oboru (tudung kepala) terbuat dari anyaman daun pandan hutan sebagai pelindung kepala dari terik matahari ketika berladang. tudung kepala atau boru dalam suku Tolaki tidak hanya sekadar hiasan kepala, tetapi juga memiliki makna simbolis yang mendalam terkait dengan status sosial, identitas budaya, dan penghormatan terhadap tradisi. O’kasu Mendaa atau Tongkat panjang di gunakan untuk Motasu dalam bahasa tolaki atau menanam padi. Padi di gunakan sebagai properti di ibaratkan sebagai hasil panen dari berladang. Orang-orangan sawah dalam bahasa Tolaki disebut "Lalampa" Masyarakat Tolaki, yang mayoritas berprofesi sebagai petani, memiliki tradisi menggunakan lalampa sebagai penangkal hama di sawah dan ladang mereka agar tidak merusak tanaman padi dan hasil panen lainnya. Lalampa juga bisa dianggap sebagai simbol hubungan antara manusia dan alam, serta upaya menjaga keseimbangan dalam pertanian. ide musik Musik ini cenderung dinamis, dengan tempo yang bervariasi, mencerminkan semangat dan energi dalam aktivitas sehari-hari masyarakat Tolaki. Musik yang menggunakan musik modern dengan perpaduan alat musik tradisional seperti "Ndengu-Ndengu" (gong kecil), gambus serta dan vokal yang ritmis untuk mengiringi gerakan tari. Secara keseluruhan, musik dalam Tari Donga monda'u tidak hanya berfungsi sebagai pengiring, tetapi juga sebagai bagian integral dari ekspresi budaya dan makna simbolik dari tarian itu sendiri. Kostum Kostum yang digunakan dalam Tari Donga monda'u, tarian tradisional suku Tolaki di Sulawesi Tenggara, adalah pakaian adat petani yang sederhana dan mencerminkan kehidupan petani pada masa lalu. Pakaian ini biasanya dikenakan oleh penari laki-laki dan perempuan. adapun penggunaan sarung adat, tabere sebagai ikat pinggang dengan hiasan kalung menunjukan sebagai identitas suku tolaki dalam tarian ini serta properti oboru (tudung kepala) dan Pondine Ogangga ( Keranjang kecil) juga digunakan dalam pertunjukan. Persembahan SMK Negeri 1 Kendari Penari : Firman dan Nurfadhila Pembina : Kepala SMK Negeri 1 Kendari Drs. Ali Koua Pembimbing : Anita Dewi Sartika, S.Sos.,M.Pd #trending #viral #tari #senam #fyp #shorts #pargoy #aerobik #bollywood #fyptiktok #fypシ #senamkreasi #senamsehat #senambersama #blackpink #senamkesegaranjasmani #meyden #bundacorla #dance #zumba #selebgram #mommybintang #bocilsquad #nusantara #wonderfulindonesia #wonderland #wonderlandindonesia #tarikreasi #lombatari