У нас вы можете посмотреть бесплатно Setahun KDM dan Evaluasi Publik atas Kinerja Pemprov Jawa Barat или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Pelantikan Dedi Mulyadi sebagai Gubernur dan Erwan Setiawan sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2025-2030 berlangsung hampir setahun lalu. Setelah menang dalam Pilkada 2024 dengan capaian 62.22% suara, pasangan ini menggebrak 100 hari pemerintahan dengan serangkaian program hingga memperoleh kepuasan publik yang sangat tinggi, khususnya pada figur Dedi Mulyadi. Secara obyektif, Jawa Barat menunjukkan capaian positif dalam setahun terakhir. Dari aspek ekonomi, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat sebesar 5.85% year-on-year atau di atas rata-rata nasional menurut BPS. Sementara Indek Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat mengalami kenaikan dibandingkan 2024. Pada 2025, IPM Jawa Barat sebesar 75.90, atau naik 0.98 dari 74.92 pada 2024. Angka ini masuk dalam kategori tinggi menurut BPS. Masih ada pekerjaan rumah karena IPM tersebut masih berada pada peringkat 15 di antara 38 provinsi di Indonesia. Kini, menjelang satu tahun kepemimpinan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan, bagaimana kepuasan publik di Jawa Barat terhadap pasangan tersebut? Bagaimana pula pengetahuan publik serta kepuasan mereka terhadap berbagai program yang dijalankan oleh Pemda Jawa Barat? Pertanyaan tersebut akan dijawab dalam rilis survei Indikator Politik Indonesia ini. Dalam survei, responden diminta untuk menunjukkan tingkat kepuasan mereka terhadap Gubernur dan wakilnya, serta kepuasan terhadap kinerja Pemda dalam menyediakan berbagai layanan seperti kesehatan dan pendidikan, infrastruktur, akses permodalan, dan pengentasan kemiskinan. Survei juga menanyakan secara spesifik pengetahuan publik dan penilaian mereka terhadap program-program yang dijalankan Pemda dalam setahun terakhir, antara lain penghapusan denda dan tunggakan pajak kendaraan, larangan melakukan study tour dan wisuda sekolah, pemberlakuan jam malam bagi siswa, dan mengirim siswa ke barak militer. Hasil survei diharapkan dapat memberi gambaran atas evaluasi publik Jawa Barat terhadap Pemda Jawa Barat secara umum, dan Dedi Mulyadi serta Erwan Setiawan secara khusus. Gambaran ini kemudian diharapkan dapat menjadi rujukan bagi Pemda maupun Gubernur untuk penguatan program-program ke depan demi kemajuan Jawa Barat.