У нас вы можете посмотреть бесплатно DARI SERAT DAGING KE KALENG TRAPESIUM—PROSES KORNET SAPI JEPANG TERUNGKAP! или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
DARI SERAT DAGING KE KALENG TRAPESIUM—PROSES KORNET SAPI JEPANG TERUNGKAP! Halo sahabat Rekayasa Produksi, Dalam video kali ini, Rekayasa Produksi akan mengajak Anda melihat langsung bagaimana kornet sapi khas Jepang dibuat di dalam pabrik modern. Tidak seperti kornet Eropa atau Amerika yang cenderung berbentuk blok kasar, kornet Jepang memiliki tekstur lebih halus, lembap, dan serat daging yang lebih pendek. Perbedaan ini bukan hanya soal rasa, tetapi juga hasil dari proses manufaktur yang unik. Mulai dari penerimaan daging sapi, proses pemotongan menjadi serat, marinasi, pemasakan uap, penyaringan dan pengecekan dengan X-ray, hingga pencampuran daging serat, daging giling, lemak sapi, dan air dalam mesin pengaduk besar. Semua tahapan dilakukan secara presisi untuk menghasilkan kornet dengan karakter khas Jepang. Yang menarik, kornet ini juga dikemas dalam kaleng berbentuk trapesium dan diisi dari bagian bawah sebelum akhirnya disegel dan melalui proses sterilisasi termal. Video ini akan mengupas seluruh prosesnya dari awal hingga siap dikonsumsi—lengkap, detail, dan dijamin menambah wawasan Anda tentang industri pangan modern. Selamat menonton! Jangan lupa dukung channel ini dengan cara subscribe, like, dan share agar kami terus bersemangat menghadirkan video menarik lainnya tentang proses produksi pangan dan teknologi modern dari seluruh dunia. Kredit Video : SCIENCE CHANNEL, ProcessX, corned beef factory, Disclaimer - Some contents are used for educational purpose under fair use. Copyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for "fair use" for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of fair use. Supported by @Rekayasa Teknologi #rekayasaproduksi, #rekayasateknologi, #pabrikmoderntools, #produksimodern, #pabriktahumodern, #trans7, #kornetsapi #cornedbeef #pabrikmakanan #foodfactory #prosesproduksi #jepang #japanesefood #industripangan #rekayasaproduksi #foodprocessing #dagingsapi #panganmodern #factorytour #manufacturingprocess #industry4