У нас вы можете посмотреть бесплатно Analisis Tajam Eks Wamenlu RI Soal Prabowo Jadi Juru Damai Perang Iran vs Israel: Bunuh Diri Politik или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
MERDEKA.COM - setelah perang antara Amerika Serikat-Israel vs Iran melutus. Presiden Prabowo Subianto menegaskan siap maju menjadi mediator dalam konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran. Prabowo menegaskan kesiapannya untuk memfasilitasi dialog antara kedua belah pihak. Bahkan dirinya bersedia bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi jika disetujui oleh Amerika dan Iran. Pernyataan ini dilontarkan Kementerian Luar Negeri RI, melalui akun X pada 28 Februari 2026. "Presiden Indonesia bersedia melakukan perjalanan ke Teheran untuk melakukan mediasi," Akun Indonesia. Gara-gara Prabowo ingin menjadi juru damai, publik pun langsung bereaksi dan bertanya-tanya. Mampuhkan Prabowo menjadi mediator ke negara yang berkonflik tersebut? Menurut analisis dari Mantan Wakil Menteri Luar Negari RI, Dino Patti Djalal keinginan Prabowo untuk menjadi juru damai sangat tidak realistis. Sahabat merdeka tahu kenapa? Kalau kata Dino Patti Djalal ada empat alasan. Yuk kita beberkan satu persatu. Pertama, Amerika Serikat itu jarang sekali mau ditengahi atau dimediasikan oleh pihak ketiga. Ego Amerika sebagai negara super power terlalu tinggi untuk menerima Prabowo sebagai mediator. Dino yakin, Presiden Trump tidak mau Indonesia ikut campur, menurutnya ego Amerika sebagai negara super power sangat tinggi "Ego Amerika sebagai negara super power terlalu tinggi untuk menerima itu," Kedua, realitanya pemerintah Iran belakangan tidak begitu dekat dengan pemerintah Indonesia. Dalam 15 bulan terakhir Presiden Prabowo tidak pernah bertemu dengan Presiden Iran dan juga tidak pernah mengunjungi Iran. Ketiga, Mantan Wamenlu itu mengatakan, meski Prabowo siap terbang ke Teheran untuk menjadi mediator, tidak mungkin Presiden AS Donald Trump dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio—sebagai pihak yang menyerang Iran—bersedia berkunjung ke Teheran. Yang terakhir, ini lebih tidak mungkin lagi, upaya mediasi berarti Presiden Prabowo harus bertemu dengan Perdana Menteri Israel Netanyahu sebagai pihak yang paling utama menyerang Iran. Dino mengatakan kalau Prabowo dan Netanyahu bertemu, berarti 'bunuh diri' politik bagi Presiden Prabowo di dalam negeri. ---- #merdekadotcom Produced by https://www.merdeka.com ---- MORE VIDEOS: Youtube ► / merdekadotcom Vidio ► https://www.vidio.com/@merdeka WhatsApp Channel ► https://whatsapp.com/channel/0029Va2a... Twitter ► / merdekadotcom Facebook ► / mdkcom Telegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate