У нас вы можете посмотреть бесплатно UBP Labuhan Angin dan Pemkab Tapteng Teken MoU Pemanfaatan Limbah FABA untuk Pembangunan Daerah или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin dan Pemkab Tapanuli Tengah Teken MoU Pemanfaatan Limbah FABA untuk Pembangunan Daerah Pandan – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Labuhan Angin bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait pemanfaatan limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) untuk mendukung pembangunan daerah. Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Kantor Bupati Tapanuli Tengah pada Rabu sore (07/01/2026). Penandatanganan MoU dihadiri langsung oleh Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH, yang didampingi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Boy Rahman Hasibuan, SIP, MAP, serta Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Johannes Hanzen Saruksuk, ST, MT. Dari jajaran PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin, kegiatan ini dihadiri oleh Manager UBP Labuhan Angin Hendri Aman Purba, Team Leader Lingkungan UBP Labuhan Angin Milli Rizki Handoko, Officer Regional Legal Head Office Tri Reza Addinsyah, serta Officer CSR & Humas UBP Labuhan Angin S. Kevin Siallagan. Penandatanganan dilakukan secara langsung di ruang kerja Bupati Tapanuli Tengah oleh Manager UBP Labuhan Angin Hendri Aman Purba bersama Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH, dan disaksikan oleh jajaran staf ahli Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah. Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pemanfaatan FABA yang dihasilkan dari operasional PLTU Labuhan Angin agar memiliki nilai tambah dan manfaat langsung bagi masyarakat. FABA yang selama ini dihasilkan akan dimanfaatkan sebagai bahan baku konstruksi, seperti pengganti sebagian semen dalam pembangunan infrastruktur, pembuatan batako, paving block, serta produk turunan lainnya. Selain itu, FABA juga direncanakan digunakan sebagai lapisan dasar (subbase) pada pembangunan dan perbaikan jalan di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah. Pemanfaatan ini dinilai sangat relevan, terutama dalam mendukung percepatan pemulihan dan pengembangan infrastruktur pasca bencana banjir dan tanah longsor yang sempat melanda sejumlah wilayah di Tapanuli Tengah. Tidak hanya untuk infrastruktur jalan, paving block hasil pemanfaatan FABA juga dapat digunakan untuk normalisasi dan perbaikan bangunan fasilitas umum, seperti sekolah, rumah ibadah, dan sarana publik lainnya. Dengan demikian, kerja sama ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus mendukung prinsip ekonomi sirkular. Manager UBP Labuhan Angin Hendri Aman Purba menyampaikan bahwa pemanfaatan FABA merupakan bagian dari komitmen PLN Indonesia Power dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab serta mendorong sinergi dengan pemerintah daerah. “Melalui kerja sama ini, kami berharap FABA yang dihasilkan PLTU Labuhan Angin tidak hanya dikelola dengan baik, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH, menyambut baik kerja sama tersebut dan mengapresiasi peran aktif PLN Indonesia Power dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pemanfaatan FABA menjadi solusi inovatif yang dapat membantu pemerintah daerah dalam penyediaan material konstruksi yang efisien dan ramah lingkungan. Dengan ditandatanganinya MoU ini, PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin dan Pemkab Tapanuli Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam rangka mendorong pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan serta pemulihan wilayah terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah.