У нас вы можете посмотреть бесплатно Mahasiswa Sindir Polisi Bersorban Putih di Mabes Polri:“Di Samping Kita Ada Markas Besar Pembunuh!” или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Sejumlah anggota kepolisian berjaga di depan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, tepatnya di area Museum Polri, Jakarta, Jumat (27/2/2026) sore. Pengamanan dilakukan menyusul aksi unjuk rasa yang digelar oleh massa Aliansi Pemuda Peduli Bangsa terkait dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang pelajar di kawasan Tual, Maluku. Puluhan personel tampak membentuk formasi huruf U di belakang barisan massa. Berbeda dari pola pengamanan biasanya, aparat yang bertugas terlihat mengenakan peci dan sorban putih saat mengawal jalannya demonstrasi. Tak berselang lama, massa mahasiswa dari Universitas Indonesia datang mengenakan almamater kuning serta membawa poster dan spanduk berisi kritik keras terhadap institusi kepolisian. Atribut yang dibawa massa memuat berbagai tulisan bernada protes atas peristiwa yang terjadi di Tual. Dari atas mobil komando, orator menyampaikan kritik tajam sambil menyoroti aparat yang berjaga di lokasi. Dalam orasinya, terdengar seruan, “Di samping kita ada Markas Besar ‘Pembunuh’!” yang ditujukan sebagai bentuk kecaman terhadap institusi kepolisian. Massa juga berulang kali meneriakkan tuntutan terkait kematian siswa MTs berinisial AT di Tual, Maluku. Aksi tersebut digelar untuk mendesak pengusutan tuntas kasus kematian Arianto Tawakkal. Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia dan Universitas Negeri Jakarta telah menyebarkan informasi mengenai aksi ini melalui media sosial. Dalam selebaran yang beredar, disebutkan aksi dimulai pukul 13.00 WIB dengan lima tuntutan utama. Tuntutan tersebut antara lain mendesak hukuman berat bagi pelaku, evaluasi kepemimpinan Polri, pembebasan tahanan politik, pembatasan kewenangan Polri dalam jabatan sipil, serta reformasi menyeluruh di tubuh kepolisian. Aksi berlangsung dengan pengawalan ketat aparat hingga sore hari. #MabesPolri #AksiMahasiswa #UniversitasIndonesia #UNJ #TualMaluku #KasusAriantoTawakkal #ReformasiPolri #DemoMahasiswa #BeritaNasional #IsuHukum #PengamananAksi #SorbanPutih #AliansiPemudaPeduliBangsa #ViralJakarta