У нас вы можете посмотреть бесплатно FULL ALBUM SHOLAWAT NABI PEMBAWA REJEKI 2026~SHOLAWAT PENYEJUK HADI DI BULAN RAMADHAN 2026 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
#sholawatjibril #sholawatnabi2026 #solawatmixdut GAMBARAN UMUM SHALAWAT A. Sejarah Shalawat Shalawat merupakan salah satu amalan dan rasa cinta kepada Nabi Muhammad Saw. Sejarah shalawat tidak perna terlepas dari surah Al-Ahzab ayat 56 yang artinya, “sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriuiman, bershalawat kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” Perintah shalawat telah diturunkan pada bulan sya’’ban pada tahun kedua hijriyah. Turunnya ayat tersebut menjadi awal sejarah shalawat kepada Nabi Muhammad Saw. At-Thabari menyebut bahwa setelah turunnya ayat ini, sahabat bertanya kepada Nabi Muhammad Saw terkait lantunan shalawat kepadanya.1 Rasul menjawab shalawat diucapkan sama seperti yang biasa dibaca pada tasyahud akhir pada saat sholat, yang berbunyi: Allahumma shalli’ala Muhammad Wa’Alaa Muhammad. Kamaa Shallaita Alaa Ibrahiim Wa Alaa Aali Ibrahiim. Wabaarik’Alla Muhammad Wa Alaa Aali Muhammad. Kamaa Baarakta Alaa Ibrahaahiim Wa Aali Ibraahim, innaka hamidun majiid. Berbeda dengan perintah Allah Swt yang lainya, shalawat juga dilakukan Allah Swt kepada Nabi Muhammad Saw untuk memuliakannya di depan para malaikat yang memberinya rahmat. Selain itu, dalam hadis riwayat Ibnu Majah dan Thabrani, Rasul bersabda: “Kalau seseorang bershalawat kepadaku malaikat juga akan mendo’akan keselamatan yang sama baginya. Untuk itu, bershalawatlah meski sedikit atau banyak. 1 Ibnu Jarir At-Thabrahi, Jami’ul Bayan Fi Ta’wilil Qur’an, Beirut, Muassasatur Di dalam kitab lubbabul hadis bab keempat, imam As-Suyuthi menjelaskan bahwa shalawat sebenarnya sudah ada sejak zaman Nabi Musa dan Bani Isra’il. Saat itu Bani Isra’il bertanya kepada Nabi Musa, apakah Allah Swt bershalawat kepada makhluknya. Nabi Musa kemudian berdo’a dan meminta jawaban kepada Allah Swt, kemudian Allah Swt menjawab dalam sebuah firman yang artinya wahai Nabi Musa, sungguh kamu Bani Isra’il bertanya kepadamu, apakah tuhanmu bershalawat kepada makhluknya? Jawablah, iya. Aku dan juga malaikat-ku bershalawat kepada iku. 2 Dari hal ini bisa diambil kesimpulan bahwa anjuran bershalawat bahwa anjuran bershalawat turun untuk menghargai dan memuji utusan Rasul dan Nabi atas tanggungannya berdakwah kepada para kaumnya. Shalawat itu awalnya sebagai kabar baik kepada kaum Bani Isra’il. Namun, Allah Swt juga memberikan keutamaan kepada para Nabi melalui shalawat kepadanya terlebih dahulu. B. Pengertian Shalawat Shalawat adalah lafadh jama’ dari kata “ sholat” shalawat menurut bahasa (lughat) arab, artinya adalah do’a,3 rahmat dari tuhan, memberi berkah, dan suatu ibadah.4Sedangkan menurut istilah maknanya adalah ungkapan sanjungan, kekaguman, sekaligus permohonan seorang hamba kepada Allah Swt melalui ungkapan mulia agar Allah Swt senantiasa memuliakan Nabi Muhammad Saw. 2 Jalaluddin As-Suyuthi, Ad-Durarul Mantsur, Beirut, Darul Fikr, t.th., Juz VIII, h. 197. 3Prof. DR.H. Mahmud Yunus, Kamus Arab Indonesia, Jakarta, PT. Mahmud Yunus Wa Dzuriyyah, 2010, h. 220. 4Muhammad Hasbi Ash- Shiddqiey, Pedoman Zikir dan Do’a, Jakarta, Bulan Bintang, 1996, h. 74. Orang yang membaca shalawat dinilai ibadah dan berpahala.5 Shalawat juga bentuk pengakuan atas kerasulan, sekaligus kecintaan kepada Nabi Muhammad Saw. Shalawat dilakukan oleh seorang hamba kepada Allah Swt, maka maksudnya bahwa hamba itu melakukan ibadat ataupun berdo’a (memohon kepadanya). Jikalau Allah Swt bershalawat atas hambanya, maka shalawat dalam hal ini artinya adalah bahwa Allah Swt melimpahkan rahmatnya dan Allah Swt melimpahkan berkahnya. Dengan demikian shalawat Allah Swt terhadap hambanya dibagi dua “ khusus” dan “ umum”. Shalawat khusus adalah shalawat Allah Swt kepada Rasulnya, kepada nabinya, istimewa shalawatnya kepada Nabi Muhammad Saw. Shalawat umum adalah shalawat Allah Swt kepada hambanya yang muslim. Diketahui bahwa arti perkataan shalawat Allah Swt kepada Nabi Muhammad Saw, ialah menyanjung Nabi Muhammad Saw, mendatangkan keutamaan dan kemuliaan, serta memuliakan dan memperdekatkan Nabi Muhammad Saw kepada Allah Swt. Adapun pengertian umum bershalawat kepada Nabi Muhammad Saw adalah mengakui kerasulannya serta memohon kepada Allah Swt yang melahirkan keutamaan dan kemuliaan maksudnya adalah dengan melahirkan agama yang di bawa oleh Nabi Muhammad Saw di atas segala agama yang lain dan melahirkan kemuliaannya di atas Nabi Muhammad Saw yang lain. 5 M.Rojaya, Zikir-Zikir Pembersih Dan Penentram Jiwa, Bandung, Dar Mizan, 2009, h. 51- 58. Dapat disimpulkan, bershalawat artinya kalau dari Allah Swt berarti memberi pertolongan, dari malaikat bertujuan meminta ampunan dan dari orang muslim berarti berdo’a agar diberi rahmat.6