У нас вы можете посмотреть бесплатно KH ANWAR ZAHID TERBARU 2026 || PENGAJIAN LUCU + HUMOR или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Keistimewaan Mukjizat Nabi Muhammad SAW KH Anwar Zahid mengawali tausiyahnya dengan membandingkan kehebatan Kanjeng Nabi Muhammad SAW dengan nabi-nabi lainnya untuk menunjukkan betapa istimewanya beliau: Dibandingkan Nabi Musa: Jika Nabi Musa membelah lautan dengan tongkatnya, Nabi Muhammad membelah bulan hanya dengan jari telunjuknya. Selain itu, air yang memancar dari sela-sela jari Nabi Muhammad merupakan air paling mulia di alam semesta, melebihi air zam-zam dan telaga Kautsar. Dibandingkan Nabi Sulaiman: Kendaraan angin Nabi Sulaiman sangat cepat, namun Buraq milik Nabi Muhammad saat Isra' Mi'raj jauh lebih cepat hingga menembus Sidratul Muntaha. Dibandingkan Nabi Isa: Nabi Isa ahli menyembuhkan penyakit lepra dan kusta, namun Nabi Muhammad bisa mengembalikan bola mata sahabat Qotadah yang keluar hingga ke pipi saat perang, kembali normal seperti sedia kala. 2. Nabi Sebagai Uswatun Hasanah (Suri Teladan) Nabi Muhammad adalah teladan dalam segala aspek kehidupan, baik dari segi ibadah maupun keseharian: Toleransi Ibadah: Beliau membahas perbedaan praktik ibadah di masyarakat, seperti penggunaan Qunut saat salat Subuh dan jumlah rakaat salat Tarawih (8 atau 20 rakaat). Beliau menegaskan bahwa keduanya memiliki dasar dari ajaran Kanjeng Nabi, sehingga umat Islam tidak perlu lagi meributkan hal tersebut. Adab Sehari-hari: Beliau mengajak jamaah mencontoh adab Nabi yang sederhana, seperti memakai sandal mendahulukan kaki kanan, makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang untuk menjaga kesehatan, serta adab tidur dengan berwudu, membaca zikir, dan menghadap kiblat dengan posisi miring ke kanan. 3. Kemanusiaan Sang Nabi (Basyarun Laa Kal Basyar) Nabi Muhammad adalah manusia (basyar), namun tidak seperti manusia biasa; beliau diibaratkan seperti batu permata di antara bebatuan biasa. Allah sengaja menjadikan Nabi sebagai manusia biasa agar mudah dicontoh oleh umatnya. Beliau juga bekerja, berumah tangga, dan merasakan lapar. Diceritakan pula sisi manusiawi Nabi saat beliau pulang terlambat setelah rapat Perang Tabuk dan diomeli oleh sang istri, Sayyidah Aisyah. Nabi meresponsnya tidak dengan marah, melainkan dengan senyuman dan kelembutan. Bahkan, Nabi pernah "dibuat lupa" jumlah rakaat saat salat Zuhur (hanya mengerjakan dua rakaat). Hal ini adalah skenario Allah agar umatnya memiliki dasar hukum syariat tentang bagaimana cara mengganti rakaat salat dan melakukan sujud sahwi jika sewaktu-waktu lupa. 4. Pesan Kepemimpinan (Konteks Pilkada) Menyinggung situasi Pilkada dan kehadiran tokoh setempat (Pak Sigit), KH Anwar Zahid memberikan pesan tentang kriteria pemimpin yang baik berdasarkan sifat Nabi: Pemimpin harus memiliki sifat Siddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (transparan), dan Fatonah (cerdas). Saat dilantik, seorang pemimpin harus memiliki prinsip "berpuasa" terlebih dahulu. Artinya, mereka harus mengutamakan kesejahteraan rakyat sebelum menikmati fasilitas dan kemewahan jabatan. 5. Sesi Interaktif dan Humor dengan Jamaah Bagian akhir ceramah diisi dengan interaksi yang sangat cair dan lucu antara KH Anwar Zahid dengan para jamaah. Beliau sering bercanda dengan mengkotak-kotakkan jamaah santri putri berdasarkan warna kerudung ("jilbab putih" dan "jilbab coklat") yang mengundang tawa riuh. Beliau mengundang beberapa santri naik ke panggung untuk unjuk kebolehan, seperti Abel yang mondok di Purwodadi dan Bella. Mereka diajak berdialog santai dan diberikan hadiah berupa "Sarung Mangga" serta amplop berisi uang sumbangan dari tokoh yang hadir. Ceramah ini kemudian ditutup dengan doa bersama dan pembacaan surat Al-Fatihah. #khanwarzahid #anwarzahid #anzamania #sahabatanza #kiai #ulama #bojonegoro #kulhuaelek #qulhuaelek #khanwarzahid #anwarzahid #pengajianlucu #kulhuaelek #anzamania #ceramahlucu #roasting #ngakak #nu #shortstory