У нас вы можете посмотреть бесплатно Episode 6 Podcast Inspiratif BDK Jakarta : KBC - Panca Cinta Tanah Air или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Point, podcast inspiratif BDK Jakarta, kembali hadir dengan pembahasan yang memberikan wawasan baru bagi para pendidik. Setelah sebelumnya mengulas empat nilai utama dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), episode terbaru kali ini menyoroti nilai kelima Panca Cinta, yaitu cinta tanah air. Dalam episode tersebut, Kak Silmi menghadirkan narasumber istimewa, Dr. Ika Berdiati, M.Pd., Widyaiswara Ahli Utama yang aktif menulis dan dikenal luas sebagai content creator pendidikan. Percakapan dibuka dengan penjelasan mengenai urgensi implementasi KBC di madrasah, terutama setelah resmi diluncurkan melalui Keputusan Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025. Menurut Dr. Ika, KBC berfokus pada pengembangan karakter seluruh warga madrasah—mulai dari kepala satuan kerja, guru, hingga peserta didik—melalui pembiasaan yang terus-menerus sehingga membentuk budaya positif. “KBC bermimpi melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kaya empati, memiliki kesadaran universal, serta dilandasi cinta,” ujarnya. Masuk pada nilai kelima, cinta tanah air, Dr. Ika menjelaskan bahwa nilai ini berakar dari kecintaan terhadap budaya, tradisi, dan keragaman Indonesia. Ia menekankan bahwa menghargai keberagaman suku, bahasa, dan tradisi menjadi bentuk konkret mencintai tanah air sekaligus bagian dari iman. Dalam diskusi, Dr. Ika juga menguraikan sejumlah mindset yang perlu dibangun, seperti mengalihkan sikap primordialisme menuju nasionalisme yang sehat, serta menyelaraskan budaya dengan ajaran agama. “Budaya bukan untuk dipertentangkan dengan agama. Justru melalui budaya dan tradisi kita dapat menumbuhkan kecintaan kepada tanah air dan menanamkan nilai-nilai keislaman yang indah,” jelasnya. Implementasi nilai cinta tanah air dalam pembelajaran dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti menyanyikan lagu perjuangan, refleksi syair, mendongengkan kisah pahlawan, hingga mengangkat sejarah kerajaan-kerajaan Nusantara. Semua itu dapat dikemas melalui model ARKA: Aktivitas – Refleksi – Konseptualisasi – Aplikasisehingga pembelajaran lebih bermakna dan berdampak pada karakter. “Kekuatan cerita itu luar biasa. Cerita bisa membentuk pikiran, kata-kata, tindakan, hingga menjadi karakter. Dan karakter itulah yang kelak menentukan masa depan anak,” ungkap Dr. Ika mengutip salah satu kutipan inspiratif yang dibawakan. Melalui pembiasaan yang konsisten, nilai cinta tanah air diharapkan tumbuh natural dalam diri peserta didik dan seluruh warga madrasah, sehingga membentuk budaya yang kuat dan menjadi fondasi menuju Indonesia Emas 2045.