У нас вы можете посмотреть бесплатно Daftar 5 Menteri Terancam Kena Reshuffle Kabinet Prabowo Versi Ray Rangkuti или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menanggapi isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih yang belakangan ramai diperbincangkan publik. Ray memetakan sejumlah nama menteri yang dinilai berpotensi diganti, baik karena persoalan kinerja maupun pertimbangan politik. Ray menilai ada beberapa menteri yang secara objektif layak dievaluasi karena kinerjanya dinilai kurang memuaskan. Ia menyebut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sebagai contoh. Menurutnya, selain kinerja, faktor kesehatan juga menjadi variabel yang patut dipertimbangkan dalam evaluasi jabatan menteri. Selain itu, Ray juga menilai Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana layak masuk daftar evaluasi Presiden Prabowo Subianto. Ia turut menyinggung Menteri Luar Negeri Sugiono, yang belakangan banyak mendapat sorotan publik terkait kinerjanya. Ray menjelaskan bahwa di luar aspek kinerja, terdapat pula dimensi politik yang membuat sejumlah menteri menjadi sasaran reshuffle. Salah satu nama yang disebutnya adalah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Ray menilai Tito memiliki kedekatan kuat dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, sehingga berpotensi terdampak dinamika politik pasca pergantian pemerintahan. Selain faktor tersebut, Ray menyoroti meningkatnya ketidakpuasan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah, khususnya yang berkaitan dengan transfer ke daerah (TKD). Menurutnya, kritik-kritik yang muncul terkait pengelolaan tersebut turut memperbesar kemungkinan Mendagri masuk radar perombakan kabinet. Ray menegaskan, kombinasi antara evaluasi kinerja dan pertimbangan politik membuat sejumlah menteri yang memiliki keterkaitan kuat dengan pemerintahan sebelumnya kini terlihat menjadi sorotan utama dalam isu reshuffle. Respons Istana Soal Isu Reshuffle Di sisi lain, isu perombakan kabinet disebut-sebut akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat. Salah satu nama yang ramai dikabarkan akan digeser adalah Sugiono, yang disebut-sebut akan berpindah ke posisi Menko PMK menggantikan Pratikno. Sementara itu, kursi Menteri Luar Negeri diisukan bakal diisi Wakil Ketua Komisi I DPR RI Fraksi Gerindra, Budisatrio Djiwandono. Namun, pihak Istana membantah kabar tersebut. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa hingga kini Presiden Prabowo belum memiliki rencana melakukan perombakan kabinet. Ia menegaskan belum ada pembahasan di lingkungan Istana terkait reshuffle dalam waktu dekat. Prasetyo juga merespons singkat pernyataan Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto mengenai kemungkinan masuknya Budisatrio Djiwandono ke kabinet. Menurutnya, pembicaraan ke arah tersebut belum pernah dilakukan. (*) Penulis: Fachri Mahayupa Sumber: Tribunnews.com Editor Video: Wahyu Triono