У нас вы можете посмотреть бесплатно SEREM❗ Tiktoker Temukan Jenazah Siswa SMP saat Live, Ternyata❓ или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-MEDAN.COM - Tiktoker yang menemukan jenazah siswa SMP di bekas tempat wisata Kampung Gajah, Bandung, Jawa Barat, tak menyangka akan menemukan korban saat melakukan siaran langsung (live streaming). Ia mencoba menelusuri bau tak sedap saat membuat konten di lokasi tersebut. Tiktoker ini tidak menyangka niatnya untuk membuat konten horor di bekas tempat wisata Kampung Gajah justru berujung pada temuan jenazah Z, siswa SMP di Bandung, yang dilaporkan hilang pada 9 Februari. Sang Tiktoker mengaku mencium bau tak sedap di lokasi saat melakukan live streaming. Ketika mencoba menelusuri sumber bau, mereka menemukan jenazah korban sudah tergeletak di lantai. Sementara itu, ayah korban, Abdul Salam, tak menyangka putranya ditemukan tewas usai dibunuh oleh dua rekannya di kawasan bekas tempat wisata Kampung Gajah. Abdul mengira putranya hanya melarikan diri dari rumah dan bersembunyi di rumah temannya. Namun, kenyataannya lebih pahit. Putranya justru ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Ia berharap pelaku dapat dihukum setimpal. Polisi telah menangkap dua pelaku pembunuhan di Garut, Jawa Barat. Pelaku yang masih berstatus pelajar SMK ini ternyata merupakan teman korban. Polisi menyebut motif pembunuhan dipicu sakit hati dan dendam lantaran korban memutuskan hubungan pertemanan dengan pelaku. Editor Video: M Andimaz Kahfi Bergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan: / @tribunmedantv Baca selengkapnya di www.tribun-medan.com #TribunMedan #tiktokers #pembunuhan #live