У нас вы можете посмотреть бесплатно KRI GAJAH MADA + KIZILELMA Duet Gila yang Bisa Ubah Laut Natuna Jadi Neraka Digital! или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Apakah benar Indonesia sedang menuju era kapal induk drone? Rencana integrasi Bayraktar Kızılelma ke atas eks ITS Giuseppe Garibaldi yang berpotensi menjadi KRI Gajah Mada membuka babak baru dalam strategi maritim Indonesia. Kombinasi kapal induk ringan dan drone tempur siluman supersonik ini bukan sekadar modernisasi alutsista. Ini adalah perubahan doktrin. Dengan konsep swarm warfare, puluhan drone bisa diluncurkan secara simultan untuk melakukan saturasi pertahanan udara lawan. Didukung AI, low observability, dan kemampuan carrier-capable, Kızılelma berpotensi menjadikan KRI Gajah Mada sebagai pangkalan udara bergerak di tengah laut. Apakah ini realistis? Apakah Indonesia siap membangun ekosistem perang berbasis jaringan dan algoritma? Dan mengapa konsep ini bisa membuat armada lawan kewalahan secara matematis? Dalam video ini, Update Militer membedah secara out of the box bagaimana strategi asimetris Indonesia bisa berubah dari sekadar pertahanan pesisir menjadi proyeksi kekuatan laut berbasis drone. Bukan soal tonase. Bukan soal gengsi. Tapi soal kecerdasan sistem. Tonton sampai akhir untuk memahami kenapa “upgrade software” bisa lebih berbahaya daripada tambah kapal perang. #UpdateMiliter #KRIGajahMada #Kizilelma #KapalIndukIndonesia #DroneTempur #TNIAL #LautNatuna #MiliterIndonesia #SwarmWarfare #PertahananIndonesia #GeopolitikAsia #AlutsistaTNI #Bayraktar #IndoDefense