У нас вы можете посмотреть бесплатно Masya Allah ! Ibn Taimiyyah Pun Meyakini Bid'ah Hasanah или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Kitab As-Siroh Al Halabiyah, karya Al-Halabi, jilid I halaman 123, Terbitan Darul Kutub Al Ilmiyah, cetakan 3, th 2008 M ومن الفوائد أنه جرت عادة كثير من الناس إذا سمعوا بذكر وضعه صلى الله عليه وسلم أن يقوموا تعظيما له صلى الله عليه وسلم، وهذا القيام بدعة لا أصل لها: أي لكن هي بدعة حسنة، لأنه ليس كل بدعة مذمومة Imam Al-Halabi berkata: "Bahwasanya banyak manusia melakukan tradisi jika mendengar disebutkannya kelahiran Nabi saw, mereka berdiri karena memuliakan Nabi saw. Berdirinya orang-orang ini adalah bid'ah yang tidak memiliki asal muasal. Akan tetapi ini adalah bid'ah hasanah (bid'ah yang baik), Karena tidak semua bid'ah itu tercela." فقد قال: إمامنا الشافعي قدس الله سره: ما أحدث وخالف كتابا أو سنة أو إجماعا أو أثرا فهو البدعة الضلالة، وما أحدث من الخير ولم يخالف شيئا من ذلك فهو البدعة المحمودة. Telah berkata Imam kami Asy-Syafi'i: "Apa-apa yang baru yang bertentangan dengan Al-Qur'an atau sunnah, atau Ijma (kesepakatan umat Islam) atau riwayat-riwayat maka hal itu adalah Bid'ah yang sesat. Dan apa-apa perbuatan baru dari kebaikan, dan TIDAK bertentangan dengan hal-hal yg telah disebutkan tadi, maka itu merupakan BID'AH TERPUJI." Pernyataan Imam Asy Syafi'i ini juga dinyatakan oleh Ibn Taimiyah dalam kitabnya berikut ini: Kitab Darut Ta'ardhu Aqli wan Naql, disusun oleh Ibn Taimiyah, jilid 1 halaman 249, Terbitan Darul Fadhilah, cetakan 1, th 2008 M فإن ما خالف النصوص فهو بدعة باتفاق المسلمين وما لم يعلم أنه خالفها فقد يسمى بدعة. قال الشافعي رضي الله تعالى عنه : البدعة بدعتان : بدعة خالفت كتابا أو سنة أو إجماعا أو أثرا عن بعض أصحاب رسول الله صلى الله عليه و سلم فهذه بدعة ضلالة وبدعة لم تخالف شيئا من ذلك فهذه قد تكون حسنة. Ibn Taimiyah berkata: "Dan apa-apa yang bertentangan dengan nash-nash (Al-Qur'an, Sunnah dan Ijma) maka hal tersebut adalah Bid'ah menurut kesepakatan kaum muslimin. Dan apa-apa yang tidak diketahui bahwa hal itu bertentangan dengan nash-nash tadi, terkadang TIDAK dinamakan Bid'ah". Berkata Imam Asy Syafi'i (ibn Taimiyah menukil pernyataan Asy Syafi'i): "Bid'ah ada 2 jenis, jenis pertama adalah bid'ah yg bertentangan dengan Al Qur'an, Sunnah atau Ijma, atau bertentangan dengan riwayat dari sebagian sahabat Rasulullah saw, hal ini adalah BID'AH YANG SESAT. Jenis kedua adalah Bid'ah yang tidak bertentangan dengan semua itu, hal ini terkadang adalah baik (BID'AH HASANAH)...." Disini jelas bahwa Ibn Taimiyah jelas-jelas mengakui adanya Bid’ah Hasanah yaitu bid’ah yang tidak bertentangan dengan Nash. Sementara jika kita perhatikan merayakan maulid Nabi saw terdapat nash yang mendukungnya yaitu dalam Qs. 7 : 157 .....فَالَّذِينَ آَمَنُوا بِهِ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ..... [الأعراف/157] …Maka orang-orang yang beriman kepadanya (Rasulullah) dan “memuliakannya ”, menolongnya Jika Allah swt telah menjadikan salah satu syarat seorang mukmin adalah memuliakan nabinya maka perayaan maulid merupakan bentuk memuliakan rasulullah saw. اللهم صل على محمد و آل محمد Allahumma Sholi A'la Muhammad Wa Aa;i Muhammad follow us: INSTAGRAM: / dalildalilchannel_official TWITTER: / dalilchannel FACEBOOK: / dalil-dalil-channel-110584880673739