У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴 LIVE: Damkar Diteror OTK usai Sentil Brimob soal Fungsi Helm Buat Melindungi, Bukan Membunuh или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
LIVE: Damkar Diteror OTK usai Sentil Brimob soal Fungsi Helm Buat Melindungi, Bukan Membunuh Relay: Rinaldy Remon Jaliha Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) Depok, Khairul Umam, mengaku menerima teror setelah mengunggah konten video yang membahas penggunaan helm. Dalam video tersebut, Khairul menjelaskan bahwa helm dirancang untuk melindungi kepala, bukan untuk melukai. Namun, konten itu diduga disalahartikan sebagian pihak sebagai sindiran terhadap kasus dugaan kekerasan oleh aparat di Kota Tual, Maluku, di mana seorang pelajar SMP meninggal dunia setelah diduga dipukul menggunakan helm. Usai video tersebut viral di media sosial, Khairul mengaku menerima pesan bernada ancaman dari orang tak dikenal. Ia menyebut, teror itu datang melalui pesan pribadi WhatsApp sebanyak dua kali, masing-masing pada Selasa (24/2/2026) malam dan Rabu (25/2/2026) pagi. Pada pesan pertama, pengirim mengaku sebagai penggemar Khairul, baik sebagai komika maupun sebagai petugas Damkar. Pengirim juga meminta Khairul untuk berhati-hati dan menjaga keselamatannya. Namun pada pesan kedua, nada yang disampaikan dinilai lebih mengintimidasi. Khairul mengungkapkan, pengirim pesan menyebutkan alamat lengkap rumahnya serta rumah istrinya, bahkan mengetahui nama kedua orang tuanya. Konten tersebut sempat dikaitkan dengan kasus dugaan kekerasan yang melibatkan oknum aparat dari Korps Brimob Polri. Meski demikian, Khairul menegaskan tidak ada narasi dalam videonya yang secara spesifik menyinggung institusi tertentu. Ia menyatakan, tujuan pembuatan konten itu semata-mata untuk mengedukasi sekaligus menghibur, dengan mengingatkan kembali fungsi utama helm sebagai alat pelindung kepala saat berkendara. Khairul juga menyadari bahwa ia tidak dapat mengendalikan bagaimana publik menafsirkan kontennya. Menurutnya, yang bisa ia kontrol hanyalah isi dan pesan yang ia sampaikan, bukan respons atau persepsi dari masyarakat. (Tribun-Video.com) https://jakarta.tribunnews.com/bodeta... Program: Live Tribunnews Update Host: Rima Anggi Editor Video: Rahmat Gilang Maulana