У нас вы можете посмотреть бесплатно Pecahnya Kesultanan Mataram & Misteri Syekh Ibrahim dari Ottoman - Menuju Koalisi Mangkubumi & VOC или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
[AKTIFKAN FITUR CC/SUBTITLE/TERJEMAHAN] Memasuki tahun 1750, perang sipil di Kasunanan Mataram (atau juga disebut Kesultanan Mataram) yang dikobarkan oleh Pangeran Mangkubumi sejak tahun 1746, berlangsung dengan lebih hebat. Namun, di tengah ramainya peperangan, tanpa diduga terjadi perpecahan antara Pangeran Mangkubumi dengan Pangeran Mangkunegara. VOC mengetahui perpecahan di kelompok musuh, dan Mangkubumi juga menyadari bahwa pada akhirnya musuhnya bukan hanya VOC dan Sunan Pakubuwono III. Menantunya yang berjuluk Pangeran Sambernyawa itu, kini juga merupakan rival besarnya. Dan mengalahkan Mangkunegara beserta pasukannya yang perkasa, tentu bukan perkara mudah bagi Mangkubumi. Maka, berdamai dengan Kompeni dan Sunan Pakubuwono III untuk selanjutnya bersama-sama menumpas Mangkunegara, menjadi opsi yang mulai beliau dipertimbangkan. Peperangan pun mereda, di saat perundingan-perundingan antara Pangeran Mangkubumi dan VOC mulai dilakukan. Dalam periode ini muncul sosok misterius tak terduga, yang berperan sebagai perantara penting dalam kontak-kontak antara Mangkubumi dan Kompeni. Dia adalah Syekh Ibrahim, yang juga disebut sebagai Bapa Tuan Syarif Besar Syekh Ibrahim, alias Ki Seh Ibrahim. Suatu babak menarik dalam sejarah Tanah Jawa di abad ke-18 yang penuh intrik, bahwa tiba-tiba muncul seorang Turki Ottoman (Utsmaniyah) misterius dan menjadi sosok mediator yang berdampak pada lahirnya Perjanjian Giyanti di tahun 1755. Maka, siapakah Syekh Ibrahim? Apakah dia benar-benar seorang keturunan Nabi Muhammad yang berasal dari Negeri Ngerum? Ataukah ia adalah agen Kompeni yang menyamar dan berhasil mengambil hati Mangkubumi, sehingga ia mendapat kepercayaan yang begitu besar dari sang pangeran Jawa? [Dari Berbagai Sumber] *) Fakta Perjanjian Giyanti 1755 - Terbelahnya Keraton Mataram oleh Pangeran Mangkubumi dan Belanda • Fakta Perjanjian Giyanti 1755 - Terbelahny... #keratonjogja #keratonsolo #sejarahjawa #sejarah #dokumenter #tempodulu