У нас вы можете посмотреть бесплатно Respon Kang Dedi Mulyadi Soal Tragedi Bocah Sukabumi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, 12 Korban TPPO Dibina или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan respons terkait penanganan 12 korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta menanggapi kasus bocah di Sukabumi yang tewas diduga akibat penganiayaan ibu tiri. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan pers usai agenda Kesepakatan Bersama di Gedung Sate, Kamis, 26 Februari 2026. Terkait 12 korban TPPO, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa para korban akan menjalani pembinaan dan dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja setelah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan dan proses pengembalian sementara kepada orang tua masing-masing. “12 korban TPPO itu pembinaannya sampai dibina, nanti dipersiapkan untuk kerja. Mudah-mudahan mereka nanti kalau sudah kerja kerasan, kerja di sektor-sektor yang lebih nyata misalnya jadi tukang jahit, kemudian tukang bikin sepatu di industri. Mudah-mudahan mereka kerasan atau jadi asisten rumah tangga, mudah-mudahan mereka kerasan,” ujarnya. Ia menambahkan, untuk sementara para korban akan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum kembali ke orang tua. Setelah Lebaran, mereka direncanakan mengikuti program pelatihan kerja sebagai bagian dari proses pembinaan lanjutan. Selain itu, Dedi Mulyadi juga menanggapi kasus seorang anak di Sukabumi yang meninggal dunia diduga akibat penganiayaan oleh ibu tiri. Ia mengingatkan para orang tua, khususnya ayah yang memiliki anak dan menikah kembali, agar lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan serta kasih sayang terhadap anak. “Ya gini aja, yang paling utama ya bagi suami yang punya anak hati-hati kalau istri lagi. Itu kan oleh ibu tirinya. Hati-hati, utamakan mencintai anak dibanding mencintai istri yang baru,” tambahnya. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk keprihatinan sekaligus imbauan agar kasus serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari. Baca Berita Lengkap : https://bengkulu.tribunnews.com/ Editor Video: Muhammad Maulana Ahmad Al H Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Baca berita di ------- http://bengkulu.tribunnews.com/ Follow Instagram --------- / tribun_bengkulu Like fanspage --------- / tribunbengkulu