У нас вы можете посмотреть бесплатно Kedatangan Raja Faisal di Jakarta 1970 - HD или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
#videosejarah #arsipsejarah #arsipnasional #rajafaisal #kingfaisal #rajafaisalterbunuh #presidensuharto #rajaarab #saudiarabia #wahabi #footage #videolangka #kunjunganrajaarab #rajasalman #rajasaudiwahabi #rajasaudi #ordebaru #tamunegara Kedatangan Raja Faisal di Jakarta 1970 - HD Rekaman yang menampilkan kedatangan dari sebuah lawatan Raja Saudi Arabia, Faisal bin Abdul Aziz Al-Saud pada tanggal 10 Juni 1975. Sambutan hangat diberikan oleh para petinggi pemerintahan Republik Indonesia. Kedatangan Raja Faisal bahkan langsung disambut oleh Presiden Suharto di bandara internasional Kemayoran Jakarta, terlihat juga beberapa tokoh seperti Jenderal A. H. Nasution yang saat itu menjabat sebagai ketua MPRS dan beberapa tokoh-tokoh nasional, para menteri kabinet pembangunan, pemuka masyarakat Islam serta para diplomat perwakilan negara sahabat. Setelah penyambutan di bandara Raja Faisal diantar ke Istana Merdeka Jakarta dan beristirahat di wisma negara. Malam harinya diadakan ramah tamah yang berisi sambutan-sambutan dari kedua kepala negara dan santap malam, terlihatnya juga Ibu Tien Suharto. Dalam sambutannya Presiden Suharto menyatakan terkait dengan konflik di Timur Tengah, sikap Indonesia berpihak kepada negara-negara Arab. Pada hari kedua Raja Faisal menerima kunjugan kehormatan dari Sekretaris Negara H. Alamsyah, Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin, beberapa menteri dan tokoh agama Ibu Kota, turut hadir juga tokoh NU K.H. Idham Chalid sebagai Menteri Negara, Menteri Agama Muhammad Dahlan dan Wakil Ketua MPRS Subchan ZE. Setelah itu adalah sesi perundingan dan penandatanganan kerja sama di berbagai bidang termasuk tentang urusan jama'ah haji Indonesia. Pihak Indonesia Presiden Suharto ditemani oleh Menteri Luar Negeri Adam Malik dan Sekretaris Negara H. Alamsyah sedangkan di pihak Saudi Raja Faisal didampingi Menteri Urusan Luar Negeri Saudi Arabia dan beberapa pejabat lain. Di samping itu Raja Faisal juga mendapat kesempatan untuk menyampaikan amanatnya di sidang istimewa DPR-GR didampingi oleh Ketua DPR-GR K.H. Ahmad Syaikhu. Dalam pidatonya Raja Faisal menyampaikan tentang pentingnya menjalin persatuan dalam menghadapi segala gerakan yang hendak memusuhi dan menghancurkan agama seperti Zionisme dan Komunisme. Dalam tampilan video selanjutnya memperlihatkan Raja Faisal yang bersama-sama menunaikan ibadah shalat Jum'at bersama masyarakat muslim Indonesia dan mendapat kesempatan untuk memberikan sambutan seraya mendoakan kebaikan untuk kaum muslimin di Indonesia, terlihat dalam bagian ini seorang tokoh agama sekelas Buya Hamka. Dalam sesi terakhir yang ditampilkan rekaman video ini adalah kunjugan Raja Faisal ke Masjid Istiqlal yang saat itu masih dalam proses pembangunan. Dalam bagian ini disebutkan bahwa Raja Faisal menyumbangkan sejumlah uang sebesar 15.000 Dollar Amerika untuk penyelesaian proyek pembangunan Masjid Isriqlal tersebut. Pada akhir video, bertepatan dengan tanggal 13 Juni 1970 tibalah saatnya upacara perpisahan di bandara Kemayoran, Raja Faisal yang diantar oleh Presiden Suharto akan bertolak dari Indonesia untuk melanjutkan kunjungan ke negara di kawasan Asia lainnya. Dok. Reuters - Arsip Nasional Indonesia Jakarta, 1970 MbN Files 25 Maret 1975. Terbunuhnya Raja Faisal, Sang Reformis dari Arab Saudi: https://tirto.id/terbunuhnya-raja-fai...