У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴LIVE: Autopsi Kematian Bocah Tewas Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi Terungkap, Polisi Periksa 16 Saksi или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Tragedi kematian seorang bocah berinisial NS (12) asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, masih menjadi sorotan. Dugaan penganiayaan oleh ibu tiri korban sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial dan kini tengah ditangani aparat kepolisian. Kepala Instalasi Forensik RS Bhayangkara Tingkat II Setukpa Lemdiklat Sukabumi, Kombes dr. Carles Siagian, menjelaskan bahwa tim menerima jenazah dari Polres Sukabumi pada Kamis malam. Autopsi dilakukan pada Jumat (20/2/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Dari pemeriksaan luar dan dalam, tim forensik menemukan luka bakar di sejumlah bagian tubuh korban, meliputi lengan, kaki kanan dan kiri, punggung, serta area bibir dan hidung. Selain luka bakar, pemeriksaan organ dalam menunjukkan adanya pembengkakan pada paru-paru korban. Namun, dokter forensik belum dapat memastikan apakah kondisi tersebut disebabkan penyakit bawaan atau faktor lain. Carles menegaskan, luka-luka yang ditemukan tidak serta-merta menjadi penyebab kematian. Tim forensik telah mengambil sampel organ untuk pemeriksaan lanjutan di Jakarta. Proses autopsi berlangsung sekitar 2,5 hingga 3 jam dengan fokus pada organ vital seperti jantung dan paru-paru. Sementara itu, dalam pemeriksaan, tidak ditemukan indikasi kekerasan tumpul. Hanya terdapat luka lama di bibir atas dan dekat hidung yang sudah menjadi permanen, namun penyebab pastinya belum dapat dipastikan. Carles menekankan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan anak-anak. Pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyampaikan perkembangan hasil pemeriksaan kepada publik. Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih berjalan untuk memastikan penyebab pasti kematian NS. (Tribun-Video.com/Tribunjabar.id)