У нас вы можете посмотреть бесплатно Trump Sebut Perang Melawan Iran Bisa Berlangsung 4 Minggu, Pakar: Enggak Mungkin Rasanya или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sempat mengatakan, operasi militer di Iran bisa berlangsung selama empat minggu. Namun, pakar Hubungan Internasional (HI) dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Dina Sulaeman menilai bahwa AS akan kesulitan melakukan perang berkepanjangan. "Empat minggu itu luar biasa enggak mungkin rasanya kalau saya baca-baca dari analisis militer di dalam negeri Amerika Serikat sendiri," ucap Dina dalam program On Focus yang tayang di YouTube Tribunnews, Rabu (4/3/2026). Ia menyebut, saat ini AS sedang kerepotan menghadapi rudal-rudal yang dikirimkan Iran ke pangkalan militer mereka di Timur Tengah. Apalagi, Israel juga terus mendapatkan serangan dari Iran. "Israel kan juga diserang juga dan Israel pun juga supply intersepnya dari Amerika Serikat. Jadi dengan front perang sebanyak ini memang sulit buat Amerika Serikat kalau harus berpanjang-panjang perangnya," tuturnya. Terkait operasi militer Iran yang bisa berlangsung dalam waktu empat minggu, hal itu disampaikan Trump kepada surat kabar Inggris Daily Mail. "Prosesnya selalu memakan waktu empat minggu. Kami memperkirakan akan memakan waktu sekitar empat minggu," katanya dalam wawancara, Minggu (1/3/2026). "Sekuat apa pun Iran, ini adalah negara yang besar, akan membutuhkan waktu empat minggu atau kurang," sambungnya. Editor: Djohan Nur Uploader: Djohan Nur