У нас вы можете посмотреть бесплатно “PANTANG MENYERAH UNTUK JUARA” PANTOMIM FLS2N 2023 SDN NOGOSARI 07 KECAMATAN RAMBIPUJI или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Pagi ini cuaca cerah, setelah kemarin hujan deras dan angin begitu kencang. Sahrul begitu bersemangat untuk latihan bulu tangkis di gedung olah raga kecamatan, meski jaraknya cukup jauh dari rumahnya yang berada di pinggir perkebunan kakao. Sahrul tengah bersiap memakai kostumnya; termasuk memakai kaos kaki, sepatu, raket juga shuttlecock. Tak lupa ia sempatkan sarapan seadanya. Lalu ia pun menunggu kawannya di pagar rumah. Sahrul mulai gelisah menunggu Habibie belum datang. Ditempat lain, Habibie bersiap berangkat dengan sepedanya, sambil masih mengunyah kue yang ia comot dari piring di meja teras rumahnya. Ia pun menuntun sepedanya, menutup pagar halaman dan mulai mengayuh sepedanya, menelusuri jalan desa. Sesampai di pertigaan jalan desa ia berhenti sejenak membaca sebuah baliho berisi informasi lomba kejuaraan bulu tangkis antar pelajar, dengan senang ia pun melanjutkan perjalanan menjemput Sahrul. Sahrul dan Habibie pun bertemu, mereka berangkat berboncengan dengan semangat menuju gedung olah raga kecamatan. Sampailah mereka di lokasi, suasana sepi, Habibie pun turun dari sepeda dan meminta Sahrul menyandarkan sepedanya, ia sendiri mencoba membuka pintu gedung yang nampak tertutup rapat. Dengan sekuat tenaga Habibie coba membuka pintu gedung, menarik dan mendorongnya hingga terbuka. Namun ia terkejut karena ternyata arena latihan dalam gedung rusak, rupanya ada bagian atap gedung yang roboh. Habibie kecewa, Sahrul penasaran ia juga melongok dalam gedung, turut kecewa. Tapi tak lama Sahrul menemukan ide untuk berlatih di luar saja, ia melihat tanah lapang dekat gedung. Mereka pun sepakat dan bersama memasang jaring-net yang kebetulan sudah disiapkan oleh Sahrul. Jaring-net sudah terpasang, Habibie dan Sahrul mulai berlatih dengan sungguh-sungguh. Hingga akhirnya Sahrul terlalu keras mengembalikan umpan smash dari Habibie, cock melambung tinggi dan tersangkut di atas dahan pohon. Mereka mencari galah untuk menyundul cock supaya jatuh, namun rupanya galah kurang panjang, meski sudah jinjit. Akhirnya Habibie berusaha untuk naik pohon, dengan hati-hati ia memanjat pohon hingga mencapai cabang yang tinggi, kini Habibie coba meraih cock di sebuah dahan. Namun ada sesuatu yang tidak disadari Habibie, pohon terasa bergoyang, dan kraakk roboh. Habibie ikut terjatuh dan kakinya tertindih pohon. Sahrul kaget, cemas dan khawatir dengan keadaan kawannya, ia pun segera menghampiri Habibie. Dengan cemas Sahrul berusaha mengangkat batang pohon, gagal. Lalu mendorongnya juga gagal. Ia pun berteriak minta tolong ke orang-orang sekitar, akhirnya dengan menggunakan tali tambang Sahrul dibantu orang desa bisa mengangkat batang pohon. Kaki Habibie pun bisa terlepas, Sahrul membantu Habibie bangkit dan memapahnya pulang. Habibie istirahat total untuk penyembuhan. Sahrul terpaksa mengikuti kejuaraan sendiri, ia bertanding di nomor tunggal. Habibie tetap hadir mendampingi kawannya bertanding. Dengan perjuangan keras, Sahrul meraih kemenangannya. Habibie bersorak bangga, meski terasa kesakitan.