У нас вы можете посмотреть бесплатно Kiamat Minyak Makin Dekat? Strategi Saudi, UAE, dan Qatar Mengamankan Aset di China & ASEAN или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Kiamat Minyak Makin Dekat? Strategi Saudi, UAE, dan Qatar Mengamankan Aset di China & ASEAN Dunia sedang berada di ambang transformasi energi terbesar dalam satu abad terakhir. Fenomena Peak Oil Demand bukan lagi sekadar prediksi, melainkan realitas yang memaksa negara-negara Teluk untuk merombak total strategi ekonomi mereka. Dengan percepatan adopsi kendaraan listrik (EV) dan kebijakan pajak karbon global yang semakin ketat, minyak bumi berisiko menjadi stranded asset—kekayaan yang tak lagi memiliki nilai pasar. Video ini mengupas tuntas langkah berani Saudi Aramco, Mubadala (UAE), dan QIA (Qatar) dalam mengamankan masa depan mereka melalui akuisisi strategis di China dan ekspansi masif ke Asia Tenggara. Mengapa mereka memilih "menitipkan" harta triliunan dolar di rumah kita? Dan bagaimana Indonesia dapat mengoptimalkan momentum ini? Highlight Utama: "Kekayaan gurun sedang bertransformasi. Jika dahulu kekuatan mereka terletak pada apa yang ada di bawah tanah, kini mereka berupaya memiliki apa yang ada di atas tanah—mulai dari pabrik baterai di China hingga pelabuhan di Nusantara." Referensi Data: International Energy Agency (IEA) Global Energy Review 2026. Saudi Vision 2030: Progress Report on Southeast Asia Investment. Indonesia Investment Authority (INA) Portfolio Update. #HASHTAGS STRATEGIS 2026: #Geopolitik #EkonomiGlobal #EnergyTransition #SaudiAramco #InvestasiStrategis #IndonesiaInvestmentAuthority #PetroYuan #BRICSPlus #DeDollarization #Hilirisasi #SustainableEnergy #NetZero2050 #ASEANEconomy #PeakOilDemand #StrandedAssets #AnalisisEkonomi #IKN #MasaDepanEnergi