У нас вы можете посмотреть бесплатно Utusan AS: Trump Panik Iran Tak Menyerah meski Dikepung Kapal Nuklir & Jet Tempur Washington или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Terungkap Presiden AS Donald Trump yang kebingungan di tengah konfrontasi tinggi dengan Iran. Hal itu disampaikan utusan khusus AS, Steve Witkoff pada Minggu (22/2). Witkoff menyebut Trump keheranan lantaran Iran tak kunjung menyerah. Padahal AS telah mengepung dan meningkatkan kekuatan militer di Timur Tengah. Trump disebut terus memantau posisi Iran setelah memberikan ancaman ke Teheran jika negosiasi kedua negara gagal. Witkoff menyebut AS tidak menginginkan penggunaan senjata. Oleh sebab itu, ia mengakui bahwa AS membawa Iran ke titik penyerahan diri. Bahkan berada di posisi tersebut, Witkoff menyebut bukan perkara mudah bagi AS. "Tetapi dia penasaran mengapa mereka belum menyerah. Mengapa, di bawah tekanan ini, dengan jumlah kekuatan laut dan angkatan laut yang ada di sana, mengapa mereka tidak datang kepada kita dan berkata, 'Kami menyatakan tidak menginginkan senjata, jadi inilah yang siap kami lakukan'?" ujar Witkoff. Diketahui AS menginginkan Iran untuk menghentikan pasokan uranium yang diperkaya. AS menilai pasokan uranium itu akan digunakan Iran untuk membuat senjata nuklir. Sementara pembicaraan kedua terkait negosiasi ini akan dilakukan AS dan Iran di Oman pada Kamis (26/2) mendatang. (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di DW dengan judul Trump 'penasaran' mengapa Teheran belum 'menyerah' https://www.dw.com/en/iran-trump-curi... Program: Tribunnews Update Host: Maria Nanda Ayu Saputri Editor Video: Nathanael Moer Rahardian Uploader: bagus gema praditiya sukirman