У нас вы можете посмотреть бесплатно Berpikir Positif Bisa Menipu Otakmu — Ini Penjelasan Ilmiahnya или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Banyak orang merasa sudah berada di jalur yang benar… merasa tenang, yakin, dan optimis. Tapi anehnya, hidup mereka tidak benar-benar bergerak. Dalam video ini, kita membahas kenapa berpikir positif tanpa persiapan nyata justru bisa menipu otak, berdasarkan riset psikologi modern. Mengacu pada penelitian Gabriele Oettingen (NYU) dan teori Albert Bandura, video ini membahas: Kenapa otak tidak bisa membedakan imajinasi dan kenyataan Mengapa optimisme kosong bisa melemahkan daya juang Apa itu Mental Contrasting dan kenapa lebih efektif daripada motivasi biasa Metode WOOP sebagai cara praktis menghadapi rintangan hidup Ini bukan video untuk mematahkan harapan. Tapi untuk membantu kita berpikir lebih jujur, lebih sadar, dan lebih siap menghadapi realita. Jika kamu pernah merasa: Sudah yakin, tapi hidup terasa jalan di tempat Sudah berpikir positif, tapi tetap lelah dan stuck Video ini mungkin untukmu. 👉 Tulis di komentar: “Hambatan terbesarku sekarang adalah…” 👉 Subscribe untuk konten reflektif berbasis psikologi, filsafat, dan realitas hidup. Referensi: Oettingen, G. (2014). The Problem With Positive Thinking Oettingen, G. (1999). Fantasy Realization and Goal Commitment Bandura, A. (1977). Self-efficacy: Toward a Unifying Theory of Behavioral Change Stadler, Oettingen, & Gollwitzer (2009) Adriaanse et al. (2010) #BerpikirPositif #Psikologi #MentalContrasting #SelfImprovement #MotivasiHidup #StoikismeModern #PengembanganDiri #PsikologiPopuler #FilosofiHidup #KesehatanMental