У нас вы можете посмотреть бесплатно Wanadri Nilai Kematian Yazid Bukan karena Lelah tapi Terperosok, Duga Korban hendak Kejutkan Rekan или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM – Penemuan jasad Yazid Ahmad Firdaus, pendaki yang sempat hilang di Bukit Mongkrang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, masih menyisakan tanda tanya. Yazid dilaporkan hilang sejak 18 Januari 2026 dan baru ditemukan pada Selasa (10/2) di aliran Sungai Mitis, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, dalam kondisi meninggal dunia. Jasad Yazid pertama kali ditemukan oleh anggota Wanadri bernama Aji yang melakukan pencarian mandiri. Menurut keterangan anggota Wanadri lainnya, Sugiarto (55), Yazid ditemukan tewas dalam posisi memeluk pohon pisang. Sugiarto menduga Yazid hilang karena mencoba memotong jalur pendakian di Bukit Mongkrang. Dugaan itu muncul setelah melihat kebiasaan Yazid yang beberapa kali berlari di jalur tersebut. Menurutnya, Yazid seolah ingin memberi kejutan kepada rekan-rekannya dengan tiba lebih dulu di base camp. Namun, tindakan itu justru berujung petaka. Yazid diduga tersesat setelah melewati jalur ilegal. Jejak yang ditemukan menunjukkan korban sempat masuk ke pipa aliran air warga. Ketika hujan turun, Yazid diduga panik dan semakin menjauh dari jalur resmi pendakian. Situasi tersebut diyakini membuat Yazid terperosok hingga meninggal dunia. Sugiarto menekankan bahwa kematian Yazid bukan karena kelelahan, melainkan akibat terjatuh. Pasalnya, korban diketahui merupakan seorang atlet dengan badan sehat, dan diprediksi mampu berjalan jauh. Ketika ditanya soal luka di tubuh korban, Sugiarto enggan menjawab dengan alasan bukan kewenangannya. Jenazah Yazid kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, pada Selasa (10/2/2026) malam. Di sisi lain, ibunda Yazid, Rustiningsih, tengah menjalankan ibadah umrah ketika jasad anaknya ditemukan. Menurut pengakuan tetangga, ibadah tersebut dilakukan sebagai nazar doa agar Yazid segera ditemukan. Sugiarto menambahkan, sebelum penemuan jenazah, tim Wanadri melakukan perencanaan dan pengolahan data terkait korban. Dari analisa tersebut, mereka menduga posisi Yazid berada jauh dari jalur resmi. Berdasarkan peta topografi, tim kemudian menentukan area pencarian baru yang sebelumnya tidak pernah dijangkau oleh tim SAR. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Wanadri Duga Yazid Hilang Buntut 'Potong Jalan' Bukit Mongkrang demi Kejutkan Rekannya, https://www.tribunnews.com/regional/7.... Program: Live Tribunnews Update Host: Putri Dwi Arrini Editor Video: Rahmat Gilang Maulana Reporter: Mardon Widiyanto