У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴 LIVE: Longsor di Cadas Pangeran Sumedang, 2 Mobil Rusak Parah Tertimpa Batu Besar, 4 Orang Terluka или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebanyak empat orang menjadi korban batu jatuh dari atas tebing di Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang. Keempatnya kini tengah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Sumedang Selatan. Mereka adalah penumpang dua buah mobil yang tertimpa batu jatuh dalam peristiwa longsor di Cadas Pangeran, Sabtu (29/10/2022) sekitar pukul 15.30 WIB. Longsor terjadi tanpa didahului hujan. Cuaca sangat cerah ketika tebing setinggi 50 meter melepaskan batu-batu seukuran mobil ke bawah. Batu-batu itu menggelinding ke jalan raya Bandung-Sumedang yang saat itu ada dua mobil melintas. Kedua mobil tertimpa dan rusak. Keduanya adalah Fortuner bernomor polisi G 8336 WP dan Honda Freed bernomor polisi B 2622 UBB. Mobil-mobil itu ringsek. "Ada empat korban yang telah dievakuasi," kata Dandim Sumedang, Letkol Inf Hendrix Fahlevi Rangkuti, di lokasi kejadian longsor. Hendrix menjelaskan, peristiwa longsor terjadi saat cuaca cerah. "Di mana longsor ini membawa material bebatuan. Tebing yang longsor tingginya 50 meter," kata Hendrix. Kepala Seksi Logistik BPBD Sumedang, Adang, mengatakan, keempat korban itu hanya mengalami luka ringan. Dia berharap tidak ada lagi kejadian serupa. "Sudah ditangani medis. Dan kejadian ini jadi bukti bahwa tanah di sekitaran Cadas Pangeran sudah jenuh dengan kandungan air. Sehingga tanpa hujan pun ada kejadian longsor," kata Adang. (*) Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Empat Orang Jadi Korban Longsor di Cadas Pangeran Sumedang, Batu Jatuh Timpa Dua Mobil, https://jabar.tribunnews.com/2022/10/.... Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri