У нас вы можете посмотреть бесплатно UNTUKMU IRAN 🇮🇷 | Dangdut Koplo Sedih Ngebas 2026 | Lagu Perang Iran Israel Penuh Doa|ENAS silantung или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Lagu “Untukmu Iran” adalah dangdut koplo slow penuh emosi dengan sentuhan arabic yang menggambarkan duka dan doa di tengah konflik terbaru antara Iran dan Israel. Dengan iringan kendang koplo yang dalam, bass ngebas menyayat hati, serta sentuhan melodi minor bernuansa Timur Tengah, lagu ini membawa kita pada tangis para ibu, doa anak-anak, dan harapan akan kedamaian. Tidak ada yang benar-benar menang dalam perang. Yang tersisa hanyalah kehilangan. Semoga lagu ini menjadi pengingat bahwa damai selalu lebih indah daripada dendam. 🎧 Dengarkan sampai akhir… 💬 Tulis doa terbaikmu di kolom komentar. 👍 Like, Share & Subscribe untuk karya baru berikutnya. Title: UNTUKMU IRAN Ciptaan: Enas silantung Lirik: Ooooh… haa… Untukmu… Iran… Tangismu terdengar sampai ke langit… Langitmu merah oleh amarah Debu dan luka menyatu tanah Anak kecil memeluk ibunya Di antara suara ledakan dunia Rumah runtuh harapan patah Tangis pecah di sajadah Doa terangkat menembus awan Namun perang belum terhentikan Siapa menang siapa kalah Rakyat kecil tetap terluka Di antara dendam membara Manusia lupa arti cinta Untukmu Iran… ku kirim doa… Di tengah api yang membara… Jangan menyerah wahai jiwa Meski dunia tak lagi sama Darah jatuh di bumi para nabi Tangis pecah tak terhenti Ya Tuhan turunkan damai Sebelum semuanya pergi… Rudal melintas di malam kelam Cahaya api bagai kiamat datang Tak ada yang benar-benar menang Semua tersisa hanya kehilangan Ibu menunggu pintu terbuka Ayah tak pulang ke rumahnya Cinta terkubur dalam perang Tinggal nama di batu kenangan Oooh… aaah… Hentikan… dendam ini… Cukup sudah… darah mengalir… Untukmu Iran… tetaplah kuat… Meski badai terus menghantam… Semoga esok mentari datang Membawa damai yang hilang Israel… dengarlah tangis ini… Tak ada damai dari kebencian Bumi ini milik bersama Bukan ladang pembantaian… Damai… damai… Kembalilah… Biarkan dunia… Bernapas tanpa luka…