У нас вы можете посмотреть бесплатно Dokumentasi Ogoh-Ogoh Desa Adat Lebah Sekumpul 2025 | STT Sentana Bhakti, Nyepi Caka 1947 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Om Swastyastu Rahajeng Rahina Nyepi Caka 1947 Rahina Masehi 29 Maret 2025 Dumogi Rahajeng, Rahayu Tur Setate Mulat Sarira Sareng Sami. Ditahun Ini Kami Dari Sekehe Teruna Teruni Sentana Bhakti Mempersembahkan Ogoh-Ogoh Dengan Tema “BHUTA KASOMYA” Diceritakan dahulu kala, disebuah desa kediri yang damai tentram, seketika alam menjadi murka terjadi angin kencang, gempa bumi dan wabah penyakit menyerang penduduk. Para tetua desa berkumpul dan berkata “Ini adalah pertanda bahwa bhuta kala sedang marah karena kita (manusia) telah mengabaikan keseimbangan alam.” Bhuta kala adalah mahluk simbolis yang mencerminkan energi negatif atau sifat destruktif dalam kehidupan seperti keserakahan, kemarahan, dan kekerasan Para tetua memutuskan untuk melakukan upacara bhuta yadnya, sebuah ritual untuk menenangkan bhuta kala dan memulihkan harmoni. Dalam upacara itu, persembahan berupa sesajen, makanan, dan doa dilakukan. Namun, upacara ini bukan untuk menundukkan bhuta kala, melainkan untuk “KASOMYA” (Menenangkan atau menyelaraskan) energi liar tersebut. Para tetua berkata, “Bhuta kala adalah bagian dari kehidupan. Keseimbangan anatara energi negatif dan positif atau energi baik (Dharma) buruk (Adharma) adalah kunci menuju kedamaian. Setelah upacara desa kembali damai, hujan turun, dan tanaman mulai tumbuh subur. Sejak saat itu, konsep Bhuta kasomya menjadi inti dari tradisi bali. Mengingatkan manusia untuk selalu menjaga hubungan harmonis dengan alam dan kekuatan spritual disekitarnya. Konsep ini juga terintegrasi dalam ajaran Tri Hita Karana (Hubungan harmonis antara manusia, alam, dan tuhan). Mengajarkan manusia untuk selalu menghormati dan menjaga keseimbangan dalam kehidupan. 1. Penata tabuh • Wahyu Purwanta 2. Penata tari • Putu ebby • Tante Eka 3. Penanggung jawab • Gede suparmen • Dandi • Gussbull 4. Vidio creator & Arsitek ogoh-ogoh • Indra widia 5. Serta didukung penuh oleh pengurus, anggota dan seluruh masyarakat Desa Adat Lebah Matur suksma🙏🏻🙏🏻