У нас вы можете посмотреть бесплатно GADIS BERKEBAYA PUTIH-SCANIA или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Di balik tirai senja yang menguning, angin berbisik pada daun-daun rindu, seorang gadis berdiri termangu, kebaya putihnya beralun halus seperti awan berlalu. Sanggul mayang tersimpul rapi, bagai bulan dipagari bintang, matanya redup menyimpan seribu cerita, tentang cinta yang belum pulang. (Pantun – Verse 1) Pergi ke taman memetik melati, Melati putih harum baunya; Berdiri dia di jendela hati, Menanti kasih entah ke mana. Burung merpati terbang berpasang, Hinggap sebentar di dahan sena; Sanggul mayang indah terkarang, Wajahnya ayu menawan jiwa. (Puisi – Chorus) Oh gadis berkebaya putih, di jendela waktu kau berdiri, angin menyentuh pipi yang bening, membelai rindu dalam sunyi. Langit senja jadi saksi, hatimu setia tak beralih, meski malam datang menghampiri, cintamu tetap bersih… seputih kebaya itu. (Pantun – Verse 2) Air mengalir ke muara, Singgah sebentar di celah batu; Hati bergetar menahan rasa, Bila terkenang janji dahulu. Bunga kenanga gugur ke bumi, Harumnya tinggal dalam ingatan; Senyummu lembut penawar hati, Indah terpahat sepanjang zaman. (Puisi – Bridge) Jika esok mentari kembali, dan langkah yang dinanti menjengah halaman, akan gugurlah rindu yang sunyi, mekar menjadi taman harapan. Namun andai takdir memisahkan, kau tetap berdiri dalam doa, kebaya putih lambang kesucian, sanggul mayang menyimpan setia. (Pantun – Outro) Pergi berlayar ke Pulau Pandan, Singgah sebentar membeli kain; Gadis jelita jadi kenangan, Dalam jiwaku kau takkan lain.